News / Read

Harga minyak stabil pada hari Jumat setelah penurunan hari sebelumnya

Blog Single

Harga minyak stabil pada hari Jumat setelah penurunan hari sebelumnya

Harga minyak mentah stabil pada hari Jumat, setelah penurunan terburuk pada hari sebelumnya akibat dari lonjakan pasokan minyak AS di minggu ini.

Harga minyak jatuh hampir 6% di minggu ini mencatatkan penurunan terburuk untuk tahun ini membalik kenaika sejak awal tahun ini setelah pengurangan produksi OPEC.

Resiko dari perang perdagangan AS-China yang meningkat dan tumpukan minyak mentah yang besar pada pasar dani permintaan penyulingan yang lemah secara bersamaan menekan harga pasaran.

Kontrak berjangka untuk West Texas Intermediate sebagai patokan untuk minyak mentah AS, turun diperdagangkan di bawah $ 60 per barel, turun $ 3,51, atau 5,7%, menjadi $ 57,91 per barel.

London Brent futures sebagai patokan global untuk minyak, kehilangan $ 70 per barel, jatuh $ 3,54, atau 5%, menjadi $ 67,45.

Tiga indeks utama saham Wall Street turun masing-masing lebih dari 1% karena investor melarikan diri dari risiko di tengah kekhawatiran bahwa perang perdagangan akan memiliki konsekuensi mendalam dan jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi global.

Pasar minyak telah tertekan sejak awal minggu setelah Presiden AS Donald Trump memblokir raksasa telepon seluler China dan raksasa teknologi Huawei dari pasar AS sebagai perpanjangan dari tariff.

Aksi jual dipercepat setelah data dari Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan lonjakan minyak mentah sekitar 5 juta barel. Kenaikan inventaris datang di tengah banyaknya kilang minyak AS yang tidak beroperasi.

Selain lonjakan persediaan minyak mentah, EIA mengatakan jumlah stok bensin juga meningkat 3,7 juta barel selama pekan yang berakhir 17 Mei, jauh dari perkiraan penurunan yang hampir 816.000.

Persediaan bahan bakar destilasi naik 800.000 barel minggu lalu jika dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 48.000 barel.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: