News / Read

Minyak mentah terus menguat pada perdagangan terdorong penurunan stok AS

Blog Single

Minyak mentah terus menguat pada perdagangan terdorong penurunan stok AS

Harga minyak mentah terus menguat pada perdagangan hari Kamis, terbantu oleh data pasokan minyak AS yang tercatat lebih rendah dari pekiraan pada minggu ini.

Minyak mentah West Texas Intermediate dan minyak Brent menguat hampir 4,5% pada perdagangan minggu ini setelah Administrasi Informasi Energi AS mengumumkan penurunan pasokan minyak mentah untuk pekan lalu yang sekitar tiga kali di atas ekspektasi pasar.

Di samping itu sentimen yang mendukung harga minyak adalah berita tentang produsen utama yang memulai evakuasi dan penghentian produksi di Meksiko menyusul prospek gangguan. Teluk Meksiko adalah tempat bagi 17% dari produksi minyak mentah AS yang mencapai sekitar 12 juta barel per hari.

Minyak mentah WTI mendapatkan kenaikan $ 2,60, atau 4,5%, pada $ 60,55 per barel. Menembus harga tertinggi mingguan sebelumnya di $ 60,53. Brent sebagai patokan untuk minyak di luar AS, tercatat naik $ 2,85, atau 4,4%, pada $ 67,01.

WTI naik sekitar 33% tahun ini, dengan Brent naik 24,6%. Laporan Pengukur Bahan Bakar Harian Asosiasi Otomotif Amerika menunjukkan harga rata-rata nasional bensin pada $ 2,75, naik sedikit pada data mingguan dan 21,4% pada data tahunan.

EIA mengatakan dalam laporan mingguan regulernya bahwa persediaan minyak mentah turun 9,5 juta barel dalam sepekan hingga 5 Juli, dibandingkan perkiraan untuk penurunan 3,08 juta barel. Pada minggu sebelumnya, ia melaporkan penurunan stok minyak mentah 1,09 juta barel berbandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan lebih dari 3 juta.

Laporan EIA terbaru juga menunjukkan bahwa persediaan bensin turun 1,5 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 1,30 juta barel. Stok sulingan naik 3,7 juta barel, dibandingkan dengan perkiraan untuk kenaikan 0,74 juta.

Ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan China telah menimbulkan kekhawatiran tentang melemahnya permintaan, pasar menunggu set data ekonomi yang dapat menunjukkan perubahan pada tingkat konsumsi AS.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: