News / Read

Harga minyak meningkat pada hari Rabu menjelang data mingguan pasokan AS

Blog Single

Harga minyak meningkat pada hari Rabu menjelang data mingguan pasokan AS

Harga minyak berjangka lebih tinggi pada perdagangan hari Rabu, menjelang rilis pasokan minyak mingguan AS pada malam hari nanti.

Kenaikan pada harga minyak terbatas menyusul ketidakpastian kesepakatan antara AS dan China yang akan melanjutkan pembicaraan perdagangan pada hari Kamis ini. Harga minyak mentah sempat menurun setelah laporan tindakan AS yang lebih agresif terhadap China, bahkan ketika Federal Reserve mengindikasikan aksi pelonggaran yang dapat membantu komoditas.

Minyak mentah antara West Texas Intermediate AS turun 12 sen menjadi $ 52,62 per barel. Minyak Brent ditutup turun 11 sen menjadi $ 58,24.

Harga minyak mentah turun hampir 1% di sesi sebelumnya. Sebuah laporan South China Morning Post mengatakan China telah menurunkan harapan menjelang pembicaraan perdagangan antara kedua negara yang akan dilanjutkan pada hari Kamis setelah mandek sejak Mei.

China juga mengisyaratkan akan membalas kebijakan AS setelah pemerintahan Trump menempatkan delapan raksasa teknologi negara itu dalam daftar hitam atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap minoritas Muslim.

Pada awal perdagangan pagi ini, minyak mengurangi sebagian besar kerugiannya setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral akan melanjutkan pembelian sekuritas Treasury dalam upaya untuk menghindari terulangnya gejolak pada pasar mata uang.

Permintaan minyak mentah juga tampaknya menjadi masalah dengan Administrasi Informasi Energi AS memotong pertumbuhan permintaan minyak dunia tahun ini sebesar 50.000 barel per hari dan proyeksi 2020 sebesar 100.000 barel per hari.

EIA juga memproyeksikan produksi minyak mentah AS naik 1,27 juta barel per hari menjadi


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: