News / Read

Dolar bergerak melemah pada hari Jumat setelah rilis data payrolls AS

Blog Single

Dolar bergerak melemah pada hari Jumat setelah rilis data payrolls AS

Dolar AS cenderung menguat pada perdagangan Jumat pasca perilisan data Non-farm Payrolls AS semalam, di tengah lonjakan kasus corona virus di AS meredakan risiko dan memicu permintaan untuk greenback safe-haven.

Indeks dolar AS, pada perdagangan hari ini terpantau bergerak naik 0,14% menjadi 97,28.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melaporkan 2.679.230 kasus Covid-19, naik sebanyak 54.357 kasus sebelumnya, dengan jumlah kematian meningkat 725 menjadi 128.024.

Kasus-kasus yang meningkat memicu kekhawatiran investor bahwa langkah-langkah untuk mengekang wabah termasuk negara-negara yang membuka kembali  bisnis dapat memperlambat pemulihan ekonomi.

AS menciptakan 4,8 juta pekerjaan bulan lalu, jauh di atas perkiraan ekonom tentang 2,9 juta pekerjaan, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 11,1% dari 13,3% pada Mei. Pasar memperkirakan akan turun menjadi 12,4%.

Dolar telah turun 5% sejak mencapai level tertinggi tiga tahun pada bulan Maret karena sentimen investor terhadap risiko membaik di tengah reli di pasar ekuitas global menyusul penurunan awal tahun.

Kenaikan pada Dolar sempat tertahan setelah Federal Reserve telah meluncurkan langkah-langkah stimulus termasuk jalur pertukaran Dolar dalam upaya untuk meningkatkan pasar kredit dan memantapkan perekonomian.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: