News / Read

Dolar mempertahankan penguatannya di perdagangan pasar Asia

Blog Single

Dolar mempertahankan penguatannya di perdagangan pasar Asia

Dolar masih menguat terhadap mata uang lainnya meskipun fundamental cenderung menjauh dari agenda pemulihan ekonomi dan kekhawatiran akan gelombang kedua pandemi semakin membayangi kawasan Eropa serta peluang gagalnya perundingan Brexit membuat permintaan akan mata uang Dolar meningkat. Selain itu semakin dekatnya pemilu di AS juga ikut menaikkan permintaan tersebut sesuai dengan siklus Dolar menjelang pemilu yang biasanya cenderung menguat.

Sementara stimulus fiskal yang sangat diharapkan akan menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi sepertinya tidak akan terealisasi hingga hasil pemilu November mendatang meskipun Ketua DPR AS – Nancy Pelosi mengatakan DPR sedang mempersiapkan versi baru stimulus fiskal. Seputar politik menjelang pemilu AS, pencalonan Amy Coney Barrett oleh Presiden Trump untuk menggantikan Ruth Ginsburg yang meninggal karena kanker mendapat pertentangan dari Partai Demokrat sebagai oposisi.

Pencalonan tersebut dikhawatirkan akan membahayakan manfaat kesehatan dan kebijakan lainnya yang sedang dihadapi oleh Mahkamah Agung di AS. Salah satunya adalah karena hasil pemilu yang akan datang dimana Presiden Trump menduga keras akan adanya kecurangan jika dia sampai kalah dan bersiap mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung.

Pejabat tinggi Partai Republik sendiri mengecam penolakan Presiden Trump untuk menyerahkan kekuasan secara damai paska pemilu mendatang. Di saat kekacauan dan ketidakpastian politik semakin tinggi seperti ini biasanya Dolar akan semakin menguat. Data Durable Goods jumat lalu menunjukkan terjadinya penurunan dengan permintaan barang-barang produksi hanya naik 0,4% turun jauh dari periode sebelumnya 11,4% dan juga lebih jelek dari perkiraan 1,1%.

Sementara data intinya yang tidak menyertakan sektor transportasi juga hanya naik 0,4% cukup jauh dari periode sebelumnya 2,6% dan juga tidak sebaik perkiraan 1,1%. Pekan ini akan dirilis banyak data ekonomi dengan data utama yaitu Non-Farm Payroll setelah sebelumnya akan dirilis data-data sektor tenaga kerja lainnya. Dan juga data GDP, kepercayaan konsumen, neraca perdagangan, PMI Chicago, Personal Income/Spending, data-data PMI lainnya dan juga hasil survey dari University of Michigan. Dan juga sejumlah pidato dari pejabat tinggi Federal Reserve.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: