News / Read

Minyak mentah stabil pada perdagangan pagi menjelang pertemuan OPEC

Blog Single

Minyak mentah stabil pada perdagangan pagi menjelang pertemuan OPEC

Harga minyak mentah mengawali perdagangan sesi Asia hari Selasa dengan stabil setelah sebelumnya mendapatkan rally penguatan dari sesi sebelumnya.

Pedagang minyak selanjutnya menunggu laporan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang  sedang mempertimbangkan untuk kenaikan output produksi.

Di New York Mercantile Exchange minyak mentah berjangka untuk pengiriman Juli naik 1,30% menjadi menetap di $ 65,69 per barel, sementara di London Intercontinental Exchange, Brent naik 2,2% diperdagangkan pada $ 75,08 per barel.

Anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) sedang membahas perjanjian yang akan meningkatkan produksi minyak sebesar 300.000 hingga 600.000 barel per hari (bpd) selama beberapa bulan ke depan.

Hal tersebut jauh di bawah kenaikan 1,5 juta barel per hari dalam produksi yang direncanakan pada minggu lalu, pernyataan tersebut mengurangi kekhawatiran investor tentang perlambatan signifikan dalam rencana OPEC untuk menyeimbangkan kembali pasar minyak, yang berpotensi menekan harga minyak.

Diskusi tersebut dilakukan saat OPEC menyusul tuntutan yang berlawanan dari anggotanya dan Rusia. Rusia mendukung kenaikan output besar-besaran, sementara anggota OPEC lainnya termasuk Irak dan Iran percaya produksi harus dipertahankan karena harga minyak masih perlu untuk dibatasi.

Perjanjian pengurangan produksi OPEC sejumlah 1,8 juta (bpd) yang disetujui pada November 2016 telah memainkan peran kunci dalam menyeimbangkan pasar pasokan minyak mentah yang berlebih. Kesepakatan yang dipimpin OPEC diperkirakan akan dikaji ulang pada pertemuan kartel minyak akhir pekan ini.

Beberapa analis mengatakan mereka berharap fokus pertemuan OPEC akan menggantikan penurunan produksi minyak mentah Venezuela karena sektor energi negara itu telah mendapat tekanan berat di tengah sanksi yang diterapkan dari AS.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: