News / Read

Dolar melemah pada perdagangan hari Jumat tertekan data ekonomi yang buruk semalam

Blog Single

Dolar melemah pada perdagangan hari Jumat tertekan data ekonomi yang buruk semalam

Dolar AS melemah pada perdagangan hari Jumat terhadap mata uang utama lainnya setelah data index Philadelphia Fed yang lebih lemah dan rebound pada sterling setelah komentar hawkish dari Bank of England.

Indeks dolar AS pad perdagangan hari ini terpantau turun 0,25% menjadi 94,54 dari tingkat tertinggi sesi sebelumnya 95,22.

The Fed Philadelphia mencatatkan bahwa indeks manufaktur untuk bulan Juni jatuh ke angka 19,9, dari 28,9 bulan lalu, perkiraan ekonom sebelumnya index akan berada di kisaran 28,9.

Hal itu membalik data positif di pasar tenaga kerja, karena klaim pengangguran awal yang sebelumnya turun 3.000 menjadi 218.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 16 Juni, mengalahkan perkiraan ekonom untuk kenaikan ke 220.000.

Penguatan yen dan rebound sterling juga menambah beban pada greenback.

GBP / USD naik 0,61% menjadi $ 1,3260, memantul dari terendah posisi terendah $ 1,3102 setelah keputusan tingkat suku Bank of England yang tidak berubah pada pertemuan kemarin namun memberikan harapan untuk peningkatan suku bunga pada bulan Agustus.

USD / JPY turun 0,28% ke Y109.97 di tengah sentimen resiko pada ketegangan perdagangan antara AS dan China.

Yen sering dicari pada saat ketegangan geopolitik atau gejolak pasar karena Jepang  yang memiliki surplus neraca transaksi berfungsi sebagai mata uang safe-haven

EUR / USD naik 0,27% menjadi $ 1,1610, mengabaikan kekhawatiran tentang pemerintahan Italia di zona euro, menyusul keputusan pemerintah Italia untuk menunjuk beberapa anggota parlemen yang skeptic terhadap Euro.

USD / CAD naik 0,05% karena Kanada yang sensitif  terhadap minyak berada di bawah tekanan di tengah tekanan pada harga minyak.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: