News / Read

Safe-haven Yen menguat pada perdagangan Selasa pagi di tengah kekhawatiran perdagangan

Blog Single

Safe-haven Yen menguat pada perdagangan Selasa pagi di tengah kekhawatiran perdagangan

Yen menguat pada perdagangan sesi Asia di hari Selasa, mata uang safe-haven Yen sering dicari para investor di tengah kekhawatiran perang perdagangan yang meningkat antara Amerika Serikat dengan mitra dagangnya yang dapat mengurangi prospek pertumbuhan global.

Indeks dolar AS terpantau turun 0,22% menjadi 93,98 pada perdagangan menjauh dari tingkat tertinggi sebelumnya di kisaran 94.

Laporan ekonomi menunjukkan bahwa AS sedang menyusun rencana untuk memblokir perusahaan dengan setidaknya 25% kepemilikan dari China yang membeli saham perusahaan AS dalam sektor teknologi perubahan industri, hal ini meningkatkan resiko dagang sehingga mendorong peningkatan pada permintaan mata uang safe haven seperti yen dan franc Swiss.

Pasangan USD / JPY turun 0,40% ke Y109.50, sementara USD / CHF turun 0,01% ke 0,9878.

Yen dan Swiss sering dicari pada saat ketegangan geopolitik atau gejolak pasar karena kedua negara memiliki surplus neraca transaksi berjalan yang besar.

Data ekonomi AS dirilis positif semalam, data menunjukkan Penjualan Rumah Baru melampaui ekspektasi, menarik perubahan terbatas pada sentimen risiko.

EUR / USD, sementara itu, naik 0,33% menjadi $ 1,1707 mengabaikan data survei Ifo dari Jerman yang dirilis lebih lemah dari perkiraan ekonom sebelumnya.

USD / CAD naik 0,38% ke C $ 1,3319 karena ekspektasi investor untuk kenaikan suku bunga Bank of Canada (BoC) turun di tengah kekhawatiran bahwa tarif otomatis AS dapat mendorong Kanada ke dalam resesi.

Kepala ekonom Gluskin Sheff & Associates David Rosenberg mengatakan dalam sebuah catatan, peluang kenaikan suku bunga berbasis pasar pada pengumuman BoC pada 11 Juli kini di bawah 50%, turun dari sekitar 80% beberapa minggu lalu,

Sementara itu di lain tempat pasangan GBP / USD naik 0,02% menjadi $ 1,3276.Poundsterling diperdagangkan stabil menyusul tidak adanya rilis data makro ekonomi yang berdampak besar.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: