News / Read

Euro melemah pada perdagangan hari Kamis di tengah ketidakpastian kenaikan suku bunga Eropa

Blog Single

Euro melemah pada perdagangan hari Kamis di tengah ketidakpastian kenaikan suku bunga Eropa

Pada perdagangan pagi hari Kamis, Euro melanjutkan pelemahannya terhadap Dolar AS di tengah rally penguatan Dolar setelah data ekonomi AS yang meningkat lebih cepat daripada yang diantisipasi untuk bulan lalu meningkatkan ekspektasi investor untuk inflasi yang lebih kuat, dan juga meningkatkan prospek kenaikan suku bunga Fed.

Sepanjang perdagangna pagi hari ini, Indeks dolar AS terpantau naik 0,36% menjadi 94,19. Indeks rebound dari kisaran terendah sebelumnya di angka 93.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa indeks harga produsen untuk permintaan akhir meningkat 0,3% pada bulan lalu.

Dalam 12 bulan hingga Juni, PPI naik 3,4% setelah naik 3,1% pada bulan Mei. Ini adalah peningkatan tahunan terbesar dalam beberapa tahun terakhir, memicu ekspektasi the Fed yang dapat mengadopsi sikap yang lebih agresif pada pengetatan kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi.

Euro terus melemah menyusul laporan anggota ECB yang terpecah dalam menanggapi keputusan kenaikan suku bunga bank sentral.

Beberapa pembuat kebijakan mengatakan peningkatan itu mungkin terjadi pada awal Juli 2019, sementara yang lain menyarankan langkah itu tidak mungkin dilakukan sampai musim gugur tahun depan.

Pasangan mata uang EUR / USD turun 0,33% menjadi $ 1,1672 pada perdagangan. Sementara itu USD / JPY naik 0,83% menjadi Y112.24 dan USD / CHF naik 0,30% ke 0,9923.

Di lain tempat pasangan GBP / USD turun 0,42% menjadi $ 1,3196.

Kekhawatiran perdagangan AS-China masih menjadi sorotan pada perdagangan. Gedung Putih mengeluarkan rencana tarif lanjutan tentang 10% tarif impor Cina senilai $ 200 miliar yang akan dinilai kembali efektifitasnya.

USD / CAD naik 0,26% menjadi C $ 1,3148 setelah Bank of Canada menaikkan suku bunga pada Rabu, dan mengatakan memperkirakan PDB akan datang di 2,8% untuk tahun ini.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: