News / Read

Dolar Aussie stabil pada perdagangan hari Jumat terdukung data tenaga kerja yang melonjak

Blog Single

Dolar Aussie stabil pada perdagangan hari Jumat terdukung data tenaga kerja yang melonjak

Dolar Australia diperdagangkan stabil pada sesi Asia di hari Jumat, terdukung oleh data tenaga kerjad negara yang dirlis lebih kuat untuk bulan Juni, di samping itu Yuan yang jatuh juga sedikit membantu pergerakan mata uang pada minggu ini.

Pasangan AUD / USD naik 0,05% menjadi 0,7345 terdukung oleh data pekerjaan Australia yang melonjak untuk bulan Juni lalu.

Data yang dirilis menunjukkan bahwa pekerjaan negara itu naik 50.900 pada bulan Juni, mengalahkan perkiraan 16.500.

Kepala ekonom untuk Australia di Capital Economics Ltd mengatakan bahwa tingkat pengangguran tidak cukup rendah untuk mendorong RBA untuk memutuskan bahwa suku bunga harus segera naik.

Sementara di China, People`s Bank of China menetapkan titik tengah harga mata Yuan 6,7066 terhadap dolar, Pasangan mata uang USD / CNY sedikit naik sekitar 0,1% menjadi 6,7416.

Di lain tempat Dolar AS bertahan stabil terhadap mata uang perdagangan lainnya, setelah rilis komentar positif dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada minggu ini.

Sentimen positif pada perdagangan tidak merubah pergerakan Indeks Dolar AS pada hari ini masih berada kisaran 95,08 setelah mencapai tertinggi tiga minggu di 95,407 hari sebelumnya.

Di sisi perdagangan, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan pembicaraan perdagangan dengan Chinahave berhenti untuk saat ini, meskipun diskusi dengan Uni Eropa telah lebih menjanjikan, dan bahwa pemerintah mengharapkan penawaran perdagangan yang signifikan datang dari Uni Eropa segera.

Di tempat lain, yen Jepang mempertahankan kenaikan pada perdagangan setelah Bank of Japan menurunkan pembelian obligasi jatuh tempo lebih lama untuk pertama kalinya sejak Januari.

USD / JPY diperdagangkan sedikit berubah pada 112,41 menjauh dari level terendah pada perdagangan minggu ini di kisaran 113,16.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: