News / Read

Emas menguat untuk hari ketiga berturut di tengah pelemahan Dolar

Blog Single

Emas menguat untuk hari ketiga berturut di tengah pelemahan Dolar

Harga emas naik untuk hari ketiga secara berturut di tengah pelemahan yang terjadi pada Dolar AS sejak tengah perdagangan minggu ini.

Tingkat permintaan untuk safe-haven terdorong setelah pertemuan Fed pada minggu ini meskipun di tengah laju kenaikan suku bunga The Fed. Emas juga terbantu oleh jatuhnya saham AS yang dipimpin oleh anjloknya saham Dow Jones.

Kontrak untuk emas melonjak ke tertinggi enam bulan dalam perdagangan, menutup pelemahan dari beberapa sesi sebelumnya dengan target bug emas di level $ 1.300 yang dicapai pada Juni lalu.

Benchmark COMEX emas berjangka untuk Februari tercatat naik $ 11,50 pada $ 1,267.90 per troy ounce setelah mencapai harga tertinggi enam bulan di $ 1,270.20. Kenaikan 1% adalah kenaikan harian terbesar untuk kontrak sejak 1 November.

Pasar ekuitas dan Dolar AS melemah secara berturut sehingga pedagang sekarang lebih memilih emas sebagai asset safe-haven pada perdagangan.

The Fed menaikkan suku bunga seperti yang diharapkan sebesar seperempat poin pada pertemuan pekan ini. Namun Fed mencatatkan komentar yang dovish mengenai laju percepatan suku bunga untuk tahun mendatang di tengah melemahnya perekonomian global.

Sebagian besar gubernur Fed mengatakan mereka mengantisipasi hanya untuk dua kenaikan suku bunga tahun depan, dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya untuk tiga kenaikan.

Dalam perdagangan logam mulia lainnya di COMEX, perak berjangka naik 0,1% menjadi $ 14,84 per ounce.Palladium kehilangan 0,9% menjadi $ 1,191.70 per ounce, sedangkan platinum melemah 0,1% menjadi $ 795,60. Dalam perdagangan logam, tembaga COMEX turun 0,6% menjadi $ 2,70 per pon.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: