News / Read

Emas sedikit lebih lemah pada pasar Asia di tengah penguatan Dolar AS

Blog Single

Emas sedikit lebih lemah pada pasar Asia di tengah penguatan Dolar AS

Emas berjangka diperdagangkan lebih lemah pada pasar Asia di tengah penguatan yang terjadi pada Dolar AS sejak perdagangan pagi hari ini.

Para pejabat dari Washington dan Beijing memulai pembicaraan di ibukota China dalam pertemuan tatap muka pertama sejak Presiden Donald Trump dan rekanannya dari China Xi Jinping pada bulan Desember setuju untuk gencatan senjata 90 hari dalam perang tarif dagang mereka.

Harga spot emas batangan dan emas berjangka mencapai $ 5 sebelumnya diperdagangkan menuju $ 1.300 per troy ounce. Pasar maewaspadai hasil positif dari pembicaraan perdagangan yang kemungkinan dapat mendorong minat terhadap aset berisiko yang tidak menguntungkan bagi emas, yang merupakan safe-haven terhadap masalah keuangan dan politik.

Emas berjangka COMEX ditutup naik $ 4,10, atau 0,3%, pada $ 1,286.90 setelah tertinggi harian $ 1,296.50. Pada hari Jumat, emas COMEX naik ke tertinggi 7 bulan di $ 1.300,35.

Emas juga sangan terpengaruh oleh laju kenaikan suku bunga yang mengisyaratkan potensi inflasi yang lebih tinggi, sebuah faktor yang biasanya mendorong tingkat permintaan untuk emas.

Paladium spot, sementara itu, mencapai rekor tertinggi $ 1.314,40 per troy ounce sebelumnya akhirnya kembali menurun. Futures palladium turun 0,1% menjadi $ 826,90 sementara itu Perak berjangka turun 0,5% menjadi $ 15,75.

Dalam logam dasar, tembaga COMEX jatuh 0,4% menjadi $ 2,64 per pon.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: