News / Read

Minyak mentah melemah menutup penguatan beruntun pada minggu ini

Blog Single

Minyak mentah melemah menutup penguatan beruntun pada minggu ini

Harga minya mentah melemah pada pasar Asia di hari Jumat, menutup penguatan beruntun yang terjadi pada minggu ini di tengah kekhawatiran pasar mengenai persaingan tarif AS dan China.

Pasar minyak setelah mengalami rally penguatan pada pekan ini hingga diperdagangkan ke $ 55 per barel pada minyak mentah AS didukung oleh data EIA yang pada dasarnya menunjukkan agensi tertinggi dalam produksi dalam negeri.

Komentar Presiden Donald Trump yang kurang optimis tentang pembicaraan perdagangan AS-China yang sedang berlangsung di Washington juga membebani pasar komoditas, karena kesepakatan untuk mencegah perang perdagangan antara dua negara adidaya ekonomi dipandang sebagai hal yang kritis untuk pertumbuhan global. Trump mengatakan bahwa ia mungkin harus bertemu wakil dari China, Xi Jinping lagi secara tatap muka untuk mencapai kesepakatan.

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate yang diperdagangkan dengan rekor terbaiknya untuk bulan Januari, pelemahan pada sesi semalam menjadi tanda bagi OPEC untuk lebih waspada terhadap produksi minyak global.

Minyak WTI turun 44 sen, atau 0,8%, pada $ 53,94 per barel, setelah mencapai level tertinggi di $ 55,37. Tetapi untuk bulan Januari, naik 18,5% sepanjang perdagnagan bulan itu. Kenaikan hampir mencatat rekor di 19% untuk menjadikannya rekor pada perdagangan beberapa tahun ini.

Sementara minyak Brent, patokan minyak global turun 61 sen, atau 1%, menjadi $ 60,93 setelah sesi tertinggi sebelumnya di $ 62,47. Brent mencatatkan kenaikan hingga 15% pada Januari yang juga merupakan kenaikan tertingginya.

Perkiraan terbaru EIA tentang produksi minyak yang dikeluarkan pada pekan ini menunjukkan bahwa output AS mungkin mencapai 11.9 juta barel per hari per November lalu. Dalam laporan Outlook Energi Jangka Pendek yang dikeluarkan dua minggu lalu, agensi tersebut memiliki angka yang sama dengan perkiraan yang akan dicapai bulan ini.

Jumlah rig yang secara aktif mengebor minyak di Amerika Serikat naik 10 pada minggu lalu setelah merosot 21 sebelumnya. Jumlah hitungan rig berikutnya akan diterbitkan oleh perusahaan jasa minyak Baker Hughes pada hari Jumat.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: