News / Read

Sterling terus menguat pada perdagangan terdorong sentiment positif Brexit

Blog Single

Sterling terus menguat pada perdagangan terdorong sentiment positif Brexit

Sterling mendapatkan penguatan terhadap Dolar pada perdagangan, mencatatkan penguatan hari ketiga berturut untuk perdagangan minggu ini.

Pounds menguat ke harga tertingginya untuk 1 tahun terakhir di tengah ekspektasi Inggris yang akan menunda Brexit dan meminta UE memperpanjang batas waktu 29 Maret, ketika Inggris diperkirakan akan meninggalkan blok tersebut.

Pasangan mata uang GBP / USD naik 0,32% menjadi $ 1,3256.

Prospek Brexit yang dibatalkan juga meningkatkan sentimen setelah pemimpin partai oposisi utama kepada pemerintah Inggris, Jeremy Corbyn, mengatakan ia akan mendukung referendum kedua tentang Brexit.

Pada sisi lain, Dolar diperdagangkan melemah terhadap mata uang utama lainnya setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral akan tetap bersabar pada kenaikan suku bunga.

Indeks dolar AS pada pagi hari ini terpantau turun 0,11% menjadi 96,06.

Powell menyampaikan penilaian ekonomi yang optimis, meskipun dia mengakui ada beberapa halangan. Dia juga mengatakan bank sentral siap untuk menyesuaikan kebijakan neraca sebagaimana diperlukan.

Data kepercayaan konsumen AS yang lebih baik dari perkiraan, menunjukkan kekuatan konsumen yang sedang berlangsung, yang memainkan peran utama dalam aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Itu membatasi momentum penurunan di greenback.

Indeks kepercayaan konsumen Conference Board naik menjadi 131,4 pada Februari, dari 121,7 bulan lalu, mengalahkan perkiraan para ekonom untuk pembacaan 124,7.

Pasangan EUR / USD naik 0,19% menjadi $ 1,1389. Sentimen pada mata uang Eropa telah membaik setelah lembaga pemeringkat UE memutuskan untuk tidak menurunkan peringkat utang Italia.

Sementara USD / JPY turun 0,33% menjadi Y110.752 dan USD / CAD naik 0,01% menjadi C $ 1,3190.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: