News / Read

Harga emas anjlok tertekan penguatan yang terjadi seputar greenback

Blog Single

Harga emas anjlok tertekan penguatan yang terjadi seputar greenback

Harga emas anjlok pada perdagangan hari Jumat tertekan penguatan pada Dolar setelah data ekonomi AS yang rilis lebih kuat dari perkiraan sebelumnya.

Emas sempant mendapatkan penguatan dari isu yang beredar seputar KTT nuklir AS-Korea Utara yang terlantar telah selesai dan membuat emas kembali menjadi safe-haven. Di samping itu pernjanjian perdagangan AS-China yang belum jelas juga memberikan penguatan pada emas.

Emas sebelumnya mendapatkan dorongan setelah berita dari pembicaraan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Korea Utara Kim Jong-Un. Trump mengatakan Kim menyerukan diakhirinya sanksi AS terhadap Pyongyang tanpa menawarkan penawaran yang memadai atas tuntutan AS untuk denuklirisasi.

Setelah pertemuan dengan Korea Utara, investor juga berfokus pada pertemuan puncak AS-China, di mana pihak administrasi Trump mengalami masalah dalam mencapai kesepakatan dalam penetapan tarif perdagangan.

Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup turun $ 5,10, atau 0,4%, pada $ 1,314.70 per ounce, mencatatkan penurunan untuk hari ketiga minggu ini. Untuk bulan Februari, kontrak emas terpantau turun 0,7%.

Spot gold, yang mencerminkan perdagangan emas batangan secara fisik, turun $ 4,76, atau 0,4%, menjadi $ 1,315,03 per ounce.

Sementara Palladium naik dari aksi ambil untung sesi sebelumnya, masih merupakan logam yang paling berharga diperdagangkan di dunia.

Harga spot palladium naik $ 9,90, atau 0,7%, menjadi 1.541,90 per ounce, setelah mencapai $ 1.569,40 sebelumnya. Palladium spot mencapai rekor tertinggi $ 1.569,40 karena investor lebih tertarik pada logam katalis otomatis karena persediaan global menyusut.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: