News / Read

Harga minyak mentah datar pada perdagangan di tengah minimnya dorongan data

Blog Single

Harga minyak mentah datar pada perdagangan di tengah minimnya dorongan data

Harga minyak mentah berjangka tidak banyak berubah pada perdagangan pasar Asia di hari Jumat, di tengah minimnya data ekonomi yang mendukung harga komoditas global.

Minyak mentah berjangka AS naik untuk hari keempat berturut-turut, mendapatkan momentum reli penguatan hingga sebesar 2% sesi sebelumnya, yang terjadi karena peningkatan data permintaan-penawaran AS yang dirilis oleh pemerintah.

Kenaikan pada harga minyak masih terbatas karena produsen yang membatasi kembali pasokan minyaknya setelah West Texas Intermediate melewati batas harga $ 58 per barel.

Sementara sebagai patokan minyak global Brent jatuh, menunjukkan hambatan terhadap reli minyak yang banyak dikatakan masih menentang pelemahan data ekonomi global, terutama dari Tiongkok dan Eropa.

WTI naik 35 sen, atau 0,6%, pada $ 58,61 per barel, mencapai tingkat tertinggi baru untuk tahun 2019 di $ 58,74. WIT mencatatkan kenaikan berturut sepanjang perdagangan minggu ini, menempatkan patokan minyak mentah AS di trek ke kenaikan mingguan lebih dari 4%.

Sementara Brent, turun 39 sen, atau 0,6%, menjadi $ 67,16. Tapi tetap pada jalurnya untuk mendapatkan kenaikan hingga sebesar 2,4% pada minggu ini.

EIA mengejutkan pasar pada perdagangan minggu ini dengan mengatakan bahwa persediaan minyak mentah AS turun 3,86 juta barel dalam sepekan hingga 8 Maret dibandingkan dengan perkiraan untuk kenaikan cadangan 2,66 juta.

Data ini dan lainnya telah menambahkan dukungan ke pasar selain dari pengurangan produksi agresif oleh OPEC yang telah memberi WTI keuntungan hampir 30% pada tahun ini.

OPEC pada minggu ini melanjutkan pengurangan produksi untuk awal tahun ini, mengatakan dalam laporan bulanannya bahwa permintaan minyak mentah tahun 2019 kemungkinan akan berada pada kisaran 30,46 juta barel per hari, atau sekitar 130.000 barel per hari kurang dari perkiraan semula.

Meskipun sentimen positif terus berlangsung mendukung harga minyak, analis memperingatkan bahwa dinding pasokan minyak mentah baru bisa menghantam pasar dalam beberapa bulan mendatang karena WTI diperdagangkan di atas $ 58 per barel.

Meskipun sentimen bullish, beberapa memperingatkan bahwa dinding pasokan minyak mentah baru bisa menghantam pasar dalam beberapa bulan mendatang karena WTI di atas $ 58 per barel terlalu menarik bagi produsen untuk dilewatkan.

EIA telah mengurangi ekspektasi langsung untuk output produksi AS, tetap pada perkiraannya bahwa pasar minyak akan tetap kelebihan pasokan sekitar 400.000 barel per hari pada tahun 2019.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: