News / Read

Emas terus menguat pada perdagangan terdorong pelemahan pada Dolar AS

Blog Single

Emas terus menguat pada perdagangan terdorong pelemahan pada Dolar AS

Harga emas berjangka terus menguat pada perdagangan hari Kamis, melanjutkan penguatan tajam dari hari sebelumnya setelah Fed memutuskan suku bunga tidak berubah untuk minggu ini.

Emas awalnya sempat melemah setelah pernyataan kebijakan bulanan Federal Reserve terbaru tentang suku bunga. The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan bulan Maret di tengah kekhawatiran perlambatan pertumbuhan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Bank sentral telah mengisyaratkan untuk mempertahankan suku bunga sepanjang perdagangan tahun ini melihat data ekonomi AS yang tidak begitu menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Spot gold pada perdagangan pagi hari ini naik $ 4,89, atau 0,4%, menjadi $ 1,301.70 per ounce.

Emas berjangka Comex untuk pengiriman April tercatat naik $ 4,80, atau 0,4%, pada $ 1,301.70 per ounce. Emas menguat dalam perdagangan setelah setelah pernyataan Fed dirilis. Harga naik $ 6,21, atau 0,5%, menjadi $ 1,312.80 dengan puncaknya pada $ 1,313.20.

Di lain tempat perdagangan, palladium juga melanjutkan kenaikannya di tengah berita bahwa Rusia mempertimbangkan larangan ekspor skrap dan tailing logam mulia untuk mempromosikan pemurnian bahan dalam negeri.

Harga spot paladium mencapai rekor tertinggi untuk hari ketiga berturut di minggu ini, melampaui $ 1.600 per ounce. Logam putih keperakan telah diuntungkan dari kekhawatiran kelangkaan berkelanjutan dalam komoditas.

Lebih dari empat perlima paladium dunia, bahan penting dalam perangkat anti-polusi pada mobil, hadir sebagai produk sampingan dari penambangan nikel di Rusia dan penambangan platinum di Afrika Selatan. Itu membuat pasokan global bergantung pada keberhasilan ekstraksi di kedua logam itu.

Kontrak bulan Juni dari Palladium futures, diperdagangkan di divisi Comex New York Mercantile Exchange, naik $ 8,50, atau 0,5%, pada $ 1,560,40. 


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: