News / Read

Minyak berjangka menguat terdorong penurunan stok minyak AS minggu ini

Blog Single

Minyak berjangka menguat terdorong penurunan stok minyak AS minggu ini

Harga minyak berjangka terus menguat pada perdagangan hari Kamis, terdorong oleh penurunan stok minyak AS pada perdagangan minggu ini.

Minyak mentah West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York akhirnya menembus angka $ 60 per barel untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir.

Minyak WTI mendapatkan dukungan dari pengumuman Administrasi Informasi Energi tentang penurunan tajam hampir 10 juta barel dalam persediaan minyak mentah AS minggu lalu. Dimana sebelumnya pasar mengharapkan kenaikan 300.000 barel.

Penurunan stok AS dating setelah penurunan stok minyak mentah yang mengejutkan di minggu sebelumnya hampir 4 juta barel, laporan mingguan EIA terbaru adalah konfirmasi lebih lanjut dari pengurangan produksi agresif OPEC tahun ini yang telah sangat merusak ekspor minyak mentah, terutama oleh Arab Saudi, ke AS.

Kontrak bulan Mei untuk WTI terpantau naik 94 sen, atau 1,6%, pada $ 60,23 per barel, mencapai harga tertinggi di $ 60,28. Terakhir kali patokan minyak mentah AS diperdagangkan di atas $ 60 pada 9 November di $ 60,19. Setelah keringanan sanksi atas minyak Iran oleh pemerintahan Trump yang memaksa OPEC melakukan pengurangan produksi.

Sementara minyak Brent diperdagangkan mendekati harga $ 70 per barel, diperdagangkan 79 sen, atau 1,2%, lebih tinggi pada $ 68,40.

Laporan EIA juga menunjukkan persediaan bensin AS turun 4,59 juta barel, hampir dua kali lipat dari perkiraan 2,41 juta barel. Stok minyak sulingan turun 4,13 juta barel, dibandingkan dengan perkiraan untuk penurunan 1,09 juta.

Sampai saat ini, minyak mentah berjangka naik lebih dari 30% pada tahun ini, dengan WTI menunjukkan kenaikan 5% untuk bulan Maret dan Brent 3%.

Namun rally penguatan minyak masih terbatas oleh kekhawatiran dari perang perdagangan AS-China yang masih terus berlanjut dengan kemungkinan kemunduran ekonomi China yang merupakan konsumen minyak terbesar dunia. 


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: