News / Read

Minyak bergerak lebih rendah pada perdagangan pasar Asia hari Rabu

Blog Single

Minyak bergerak lebih rendah pada perdagangan pasar Asia hari Rabu

Harga minyak sedikit lebih rendah pada pasar perdagangan Asia di hari Rabu, menjelang rilis data pasokan mingguan AS yang akan rilis pada hari ini.

Minyak West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York turun 42 sen, atau 0,7%, menjadi $ 63,98 per barel setelah mencapai $ 64,78 sebelumnya, harga tertinggi sejak November.

Minyak mentah Brent yang diperdagangkan di London, patokan global untuk minyak, turun 45 sen, atau 0,6%, menjadi $ 70,65, mundur dari level tertinggi lima bulan di $ 71,34.

Dari tingkatan tahun ke tahun, WTI naik 41%, sementara Brent telah naik 31%.

EIA melaporkan peningkatan persediaan minyak mentah sebesar 2,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 22 Maret dan 7,3 juta pada minggu berikutnya hingga 29 Maret, dibandingkan penurunan yang diantisipasi oleh pasar.

Sementara itu di Libya, pasukan yang setia pada Jenderal Jendral Khalifa Haftar terus maju di ibukota, menyerang satu-satunya bandara yang berfungsi di Tripoli dan mengabaikan seruan internasional untuk gencatan senjata. Pasukan Haftar sudah mengendalikan ladang minyak yang menghasilkan setengah atau lebih dari total produksi Libya sekitar 1,1 juta barel minyak mentah per hari.

Setiap gangguan dalam volume minyak Libya akan semakin menekan pasar minyak mentah global yang sudah sangat tertekan dari sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela.

Mengimbangi beberapa sentimen positif pada harga minyak adalah pernyataan oleh Presiden Rusia bahwa Rusia yang menunjukkan kelanjutan pemotongan produksi minyaknya dengan OPEC. Ada banyak spekulasi bahwa Rusia ingin meningkatkan produksi dengan harga di atas $ 70 per barel.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: