News / Read

Dolar mengawali perdagangan Senin dengan lebih lemah terhadap Euro dan Sterling

Blog Single

Dolar mengawali perdagangan Senin dengan lebih lemah terhadap Euro dan Sterling

Pada perdagangan pasar Asia hari Senin, Dolar dibuka lebih lemah terhadap Euro dan Sterling. Greenback membalik penguatan yang terjadi pada perdagangan minggu lalu.

Pasar akan memantau data makro ekonomi AS yang akan banyak dirilis minggu ini, dengan pembaruan terkait pasar perumahan, penjualan ritel, produksi industri, dan perdagangan yang akan sangat mempengaruhi greenback pada perdagangan minggu ini.

Selain data ekonomi pidato dari para anggota Fed juga akan menjadi acuan, termasuk Presiden Fed Chicago Charles Evans dan Presiden Fed St. Louis James Bullard yang akan memberi komentar pada minggu ini.

DI lain tempat China juga akan merilis data makro ekonomi penting termasuk melihat pertumbuhan ekonomi kuartal pertama untuk tahun ini, setelah serangkaian data lemah dari ekonomi terbesar kedua di dunia itu menakuti investor awal tahun ini.

Dolar AS merosot ke level terendah dalam dua minggu terhadap euro karena selera risiko didorong oleh tanda stabilisasi ekonomi China dan awal yang kuat untuk musim pendapatan perusahaan AS.

Data China menunjukkan ekspor rebound bulan lalu membantu mengimbangi impor yang lebih lemah, dan laporan penurunan lain dalam data perkiraan pertumbuhan Jerman membantu kenaikan Euro.

Data dari Eropa rilis lebih kuat pada minggu lalu, meskipun output industri zona Eropa menurun kurang dari yang diharapkan pada bulan Februari.

Sementara itu Dolar menguat terhadap yen Jepang, yang cenderung mendapatkan keuntungan selama tekanan geopolitik atau finansial karena Jepang adalah negara kreditor terbesar di dunia.

Dolar Australia, yang sensitif terhadap perubahan sentimen risiko, naik 0,69% pada awal minggu ini.

Pound Inggris juga dibuka lebih tinggi terhadap greenback karena didorong oleh risiko seputar Brexit yang kembali meningkat setelah penundaan minggu lalu. Sterling naik 0,19% pada $ 1,3093.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: