News / Read

Safe-haven Yen menguat terhadap Dolar pada perdagangan hari Senin

Blog Single

Safe-haven Yen menguat terhadap Dolar pada perdagangan hari Senin

Yen Jepang dibuka lebih kuat terhadap Dolar pada perdagangan pasar Asia di hari Senin, terpengaruh oleh kekhawatiran yang meningkat mengenai persaingan dagang antara AS dan China.

Meskipun Yen dibuka lebih tinggi, Yuan China dan Dolar Australia turun lebih awal pada awal minggu ini setelah eskalasi terbaru dalam perang perdagangan di minggu lalu.

Dua negara ekonomi terbesar di dunia itu menemui jalan buntu atas negosiasi perdagangan pada minggu lalu ketika AS menuntut janji perubahan konkret terhadap tarif dagang China dan mengatakan tidak akan menerima perubahan dari perjanjian selanjutnya.

Resiko dari konflik perdagangan terus meningkat dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, dengan Amerika Serikat menaikkan tarif barang-barang China senilai $ 200 miliar. China telah berjanji untuk membalas tarif tersebut tetapi belum memberikan rincian lebih lanjut.

Indeks dolar pada perdagangan pagi hari ini berada di kisaran 97,21, stabilitasnya menutupi penurunan 1% terhadap safe-haven yen pada awal minggu ini. Dolar gagal mendapatkan keuntungan berarti terhadap yen bahkan setelah penurunan terbesar dalam pendapatan rata-rata Jepang dalam empat tahun pada bulan Maret, yang berkontribusi terhadap pengeluaran rumah tangga yang lebih rendah.

Dolar telah mengimbangi kerugiannya terhadap yen dan franc Swiss dengan keuntungan terhadap sterling, yang tetap di bawah tekanan mengingat kurangnya kemajuan dalam pembicaraan antara pemerintah dan oposisi mengenai formula untuk mendapatkan persetujuan parlemen untuk Brexit.

Poundsterling mengawali perdagangan pagi ini dengan pelemahan dari data PDB kuartal pertama, yang diperkirakan akan meningkat secara artifisial dengan membangun kenaikan sebelum batas waktu Brexit pada tanggal 29 Maret mendatang.

Sementara itu mata uang Euro sedikit lebih tinggi pada $ 1,1230. Setelah pada perdagangan minggu lalu mencatatkan kenaikan sekitar seperempat persen.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: