News / Read

Dolar mengawali minggu dengan penurunan tertekan data ekonomi yang lemah

Blog Single

Dolar mengawali minggu dengan penurunan tertekan data ekonomi yang lemah

Dolar AS dibuka lebih rendah pada perdagangan hari Senin setelah data pada akhir minggu lalu menunjukkan pelemahan pada sektor perekonomian AS terkain dengan perang dangan dengan China.

Perkembangan terakhir dalam perang perdagangan AS - China akan diawasi ketat untuk beberapa waktu ke depan, selain itu pasar juga akan memantau hasil pemilihan Uni Eropa, sejumlah data ekonomi global dan krisis kepemimpinan yang di Inggris, yang telah meningkatkan prospek Brexit tanpa kesepakatan.

Harga Dolar menjauh dari tingkat tertinggi sebelumnya yang sempat dicapai pada minggu lalu setelah set data makro ekonomi AS yang lebih lemah dari yang diharapkan menambahkan keyakinan pasar bahwa ekonomi AS kehilangan momentumnya untuk saat ini.

Laporan minggu lalu menunjukkan penurunan pesanan untuk barang tahan lama AS., datang sehari setelah data menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur mencapai level terendah dalam hampir satu dekade pada bulan Mei menambah kekhawatiran bahwa sengketa perdagangan dengan China memukul pertumbuhan ekonomi.

Indeks dolar turun 0,26% pada 97,465 pada perdagangan minggu lalu. Turun sekitar 0,8% dari tingkat tertinggi dua tahun di 98,260 yang dicapai awal minggu lalu.

Beberapa analis awalnya percaya bahwa perang perdagangan akan menjadi keuntungan bagi Dolar AS karena mata uang berfungsi sebagai safe-haven saat ketidakpastian pada perdagangan.

Meningkatnya ketegangan perdagangan dan data yang lemah telah memicu ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS. Pasar uang sekarang mengharapkan satu penurunan suku bunga pada Oktober diikuti oleh yang lain pada Januari 2020.

Pada awal minggu ini Dolar menguat terhadap Yen, naik sekitar 0,26% menjadi 109,39.

Sentimen negatif seputar greenback juga membantu meningkatkan harga sterling dari level terendahnya, meskipun reli terutama didorong oleh pengumuman Perdana Menteri Theresa May pada hari Jumat bahwa dia akan berhenti setelah gagal memberikan kesepakatan Brexit.

Langkah ini mungkin akan membawa perdana menteri baru ke tampuk kekuasaan yang bisa mengejar jeda dengan UE. Poundsterling pada pagi hari ini dibuka 0,3% lebih tinggi pada $ 1,2725.

Sementara itu mata uang Euro juga lebih kuat pada hari Senin, naik 0,2% menjadi $ 1,1209, sebagian besar didorong oleh dolar yang lebih lemah.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: