News / Read

Harga emas bertahan stabil di tengah rally pelemahan Dolar AS minggu ini

Blog Single

Harga emas bertahan stabil di tengah rally pelemahan Dolar AS minggu ini

Harga emas berjangka sedikit lebih tinggi pada perdagangan hari Kamis, di tengah rally pelemahan yang terjadi pada Dolar akibat dari kekhawatiran geopolitik global.

Federal Reserve diperkirakan akan memotong tingkat suku bunga melihat dari tingkat inflasi yang tidak sesuai target, hal tersebut mendorong bank sentral melampaui batas pada pelonggaran moneter.

Emas batangan dan emas berjangka naik di perdagangan setelah data menunjukkan bahwa harga konsumen AS hampir tidak naik pada bulan Mei, meningkatkan tekanan pada Federal Reserve untuk memangkas suku bunga.

Spot gold sebagai reflektif dari perdagangan bullion, diperdagangkan pada $ 1,334.60 per ounce, naik $ 6,16, atau 0,5%, pada perdagangan hari ini.

Emas berjangka untuk pengiriman Agustus, diperdagangkan di divisi Comex New York Mercantile Exchange, naik $ 5,60, atau 0,4%, pada $ 1,336.80 per ounce.

Suku bunga yang lebih rendah membuat aset safe haven seperti emas, yang tidak menghasilkan bunga, lebih menarik saat keadaan ekonomi terus membebani dolar. Mata uang AS diperdagangkan sebagian besar tidak berubah terhadap pada minggu ini.

Emas juga telah didorong oleh ekspektasi bahwa Fed mungkin harus memangkas suku bunga setelah data ketenagakerjaan AS untuk bulan Mei yang kurang dari harapan dan pada tekanan berkelanjutan dari Presiden Donald Trump, yang menginginkan pelonggaran sehingga ekonomi dapat berkinerja lebih baik di bawah pengawasannya.

Trump telah mengkritik The Fed karena menaikkan suku bunga selama masa jabatannya yang berakibat mengurangi portofolio aset senilai $ 3,8 triliun, yang menurutnya telah merugikan perekonomian dan menempatkan AS pada posisi yang tidak menguntungkan dalam persaingan dagang.

Kekhawatiran atas perang perdagangan AS dan China juga telah meningkatkan minat investor pada emas sebagai lindung nilai terhadap kemungkinan resesi.

Trump mengancam untuk lebih meningkatkan tarif impor China jika ia tidak membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan dengan pemimpin China Xi Jinping pada pertemuan puncak G20 akhir bulan ini.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: