News / Read

Minyak mentah datar pada hari Selasa di tengah sengketa AS dan Iran

Blog Single

Minyak mentah datar pada hari Selasa di tengah sengketa AS dan Iran

Harga minyak mentah berjangka tidak berubah pada perdagangan hari Selasa, menjelang rangkaian set pidato dari Fed yang akan dirilis pada minggu ini.

Minyak mentah AS sebelumnya naik tipis menjelang pidato Ketua Fed Jerome Powell kepada Kongres karena para pedagang memberikan keuntungan setelah menurunnya harapan pasar mengenai pemotongan suku bunga AS.

Powell akan memiliki kesempatan untuk memperkuat posisi The Fed pada kebijakan suku bunga dengan komentarnya pada minggu ini, meskipun pasar tidak tahu apakah ia masih condong ke arah penurunan suku bunga setelah laporan pekerjaan AS yang rebound untuk bulan Juni. Sementara itu Minyak Brent jatuh setelah ketegangan AS-Iran kembali meningkat.

Minyak mentah WTI yang diperdagangkan di New York naik tipis 15 sen, atau 0,3%, menjadi $ 57,66 per barel. Setelah sebelumnya jatuh ke level $ 57,31. Brent yang diperdagangkan di London, sebagai patokan untuk minyak di luar AS, menetap turun 12 sen, atau 0,5%, menjadi $ 64,11 per barel.

Di luar dampak langkah kebijakan pada seputar Dolar, ketegangan di Timur Tengah yang juga terus meningkatkan taruhan pasar pada kenaikan harga minyak.

Iran mengakui pada akhir pekan bahwa pihaknya telah meningkatkan pengayaan uranium di luar batas yang disepakati dalam kesepakatan nuklir yang diterapkan AS dari tahun lalu.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: