News / Read

Dolar AS lebih lemah pada hari Jumat memperpanjang kerugian minggu ini

Blog Single

Dolar AS lebih lemah pada hari Jumat memperpanjang kerugian minggu ini

Dolar AS masih terus melemah pada perdagangan Jumat memperpanjang kerugian di minggu ini, setelah pidato dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell meningkatkan harapan bahwa bank sentral akan memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya.

Harapan pasar tidak berkurang oleh data dari Departemen Tenaga Kerja yang menunjukkan harga konsumen yang meningkat pada bulan Juni ke level tertinggi tahunan. Selain itu, klaim pengangguran awal juga turun ke level terendah sejak bulan April, menunjukkan bahwa rebound di pasar tenaga kerja pada Juni masih akan berlanjut.

Indeks dolar AS pada perdagangan pasar Asia pagi hari ini terpantau turun 0,1% menjadi 96,632.

Jerome Powell mengatakan bank sentral akan bertindak sesuai dengan keperluan karena para pembuat kebijakan mempertimbangkan ketidakpastian yang berasal dari melambatnya investasi, perselisihan perdagangan dan masalah lain yang memengaruhi ekonomi global.

Fed memberikan gambaran kepada pasar bahwa smeentara ini perekonomian AS masih cukup kuat, penurunan suku bunga pada bulan Juli akan ditinjau kembali dah akan dicegah sebisa mungkin.

Dolar melemah terhadap Yen Jepang, dengan USD / JPY jatuh 0,2% menjadi 108,33. Euro naik dengan EUR / USD naik 0,1% menjadi $ 1,1264 dan USD / CAD kehilangan 0,1% menjadi 1,3069.

Sementara itu GBP / USD naik 0,3% menjadi $ 1,2538 karena survei menunjukkan Boris Johnson mendekati kemenangan dalam pemilihan kepemimpinan Partai Konservatif. Itu terlepas dari peringatan baru dari Bank of England tentang penurunan ekonomi yang dapat mengarahkan Brexit tanpa kesepakatan.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: