News / Read

Yen masih menguat meskipun AS menunda penerapan tarif terhadap China

Blog Single

Yen masih menguat meskipun AS menunda penerapan tarif terhadap China

Safe haven Yen masih terus menguat pada perdagangan hari Kamis meskipun kekhawatiran perdagangan mereda setelah AS menunda tarif dagang tambahan terhadap Import China.

Sentimen pasar masih skeptic dalam menanggapi resolusi cepat di tengah kekhawatiran perdagangan.

Penangguhan hukuman sementara dalam perang perdagangan menurunkan resiko secara global, tetapi para analis memperingatkan bahwa optimisme pasar lebih rendah untuk mengharapkan resolusi kebijakan dari kedua negara tersebut.

Keresahan di Hong Kong, kekhawatiran tentang Brexit, dan ketegangan Timur Tengah masih terus meningkatkan resiko pada perdagangan beberapa waktu ke depan.

Dolar turun 0,28% menjadi 105,96 terhadap Yen pada perdagangan pagi hari ini. Dolar Australia juga turun 0,6% menjadi 72,15 yen sementara dolar Selandia Baru turun 0,3% menjadi 68,71 yen.

Terhadap Yuan lepas pantai, dolar naik 0,33%.

Trump membatalkan tenggang waktu pada 1 September untuk tarif 10% pada impor China dan menunda bea pada ponsel, laptop dan barang-barang konsumen lainnya, dengan harapan mengurangi dampaknya terhadap penjualan AS.

Namun, negosiasi perdagangan antara AS dan China telah maju dan berkembang, begitu banyak investor dan analis yang terus mengurangi harapan untuk resolusi dalam waktu dekat.

Indeks dolar AS tidak banyak berubah menetap pada 97,58 setelah naik 0,4% pada awal minggu ini.

Euro naik lebih tinggi terhadap dolar di 1,1182. Mata uang Eropa menunjukkan sedikit reaksi terhadap data yang menunjukkan bahwa ekonomi Jerman, yang terbesar di kawasan tersebut, lebih rendah 0,1% pada kuartal kedua.

Di tempat lain, Pound Inggris sedikit berubah terhadap greenback di 1,2053.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: