News / Read

Minyak menetap lebih rendah menjelang data pasokan mingguan AS

Blog Single

Minyak menetap lebih rendah menjelang data pasokan mingguan AS

Minyak diperdagangkan lebih rendah pada pasar Asia hari Rabu karena kekhawatiran tentang seputar tingkat permintaan minyak yang lebih lemah muncul kembali menjelang persediaan mingguan AS yang dijadwalkan untuk dirilis hari Rabu.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah berjangka WTI menetap 33 sen lebih rendah untuk menetap di $ 41,61 per barel, sementara di London Intercontinental Exchange (NYSE: ICE), Brent turun 37 sen menjadi diperdagangkan pada $ 44,64 per barel.

Kepala eksekutif Aramco Amin Nasser mengatakan pada minggu ini mengatakan bahwa permintaan minyak global akan melanjutkan pemulihannya karena langkah-langkah penguncian berkurang. Permintaan bensin dan solar China terus meningkat menyusul pembukaan kembali perekonomian.

Pasar akan melihat data minyak mentah mingguan untuk wawasan lebih lanjut tentang permintaan minyak, dengan ekonom memperkirakan penarikan lain dalam persediaan minyak mentah.

Data inventaris mingguan American Petroleum Institute melaporkan produksi mingguan atas persediaan minyak AS, sementara Administrasi Informasi Energi AS (NASDAQ: USEG) mengeluarkan total pasokannya yang tersedia untuk minggu ini.

Laporan EIA diharapkan menunjukkan hasil imbang sekitar 2,9 juta barel untuk periode hingga 7 Agustus.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: