News / Read

Euro stabil pada Senin pagi di tengah kenaikan kasus pandemi Eropa

Blog Single

Euro stabil pada Senin pagi di tengah kenaikan kasus pandemi Eropa

Euro relatif masih stabil terhadap dolar walaupun masih dibayangi ancaman gelombang pandemik kedua di wilayah ini. Di Italy terjadi peningkatan yang melampaui rekor sebelumnya selama 3 hari berturut-turut memaksa penutupan kembali sekolah di wilayah Selatan Campania.

Begitu pula di Prancis sejumlah 30.000 kasus baru dilaporkan pada Kamis pekan lalu. Jika kasus tersebut tidak segera terkendali hampir dapat dipastikan lockdown akan kembali diberlakukan. Meskipun fundamental ekonomi masih cukup stabil dengan inflasi yang masih sama seperti periode sebelumnya. Sedangkan surplus neraca perdagangan meningkat 21.9B naik dari periode sebelumnya 19.3B dan lebih baik dari perkiraan turun 18.1B.

Pekan ini akan dirilis data Iklim Konsumen dari GfK, Kepercayaan Konsumen dan data PMI. Pekan ini sejumlah data penting akan dirilis di Inggris mulai dari data inflasi, PSNB, Industrial Order, Consumer Confidence dan Retail Sales. Begitu juga sejumlah pejabat Bank Sentral Inggris (BOE) akan memberikan pidato di sejumlah even berbeda termasuk Gubernur BOE – Andrew Bailey yang dijadwalkan akan memberikan pidato pada hari Kamis mendatang.

Dolar masih tertekan terhadap mata uang lainnya meskipun fundamental ekonomi menunjukkan peningkatan. Hal ini disebabkan oleh prospek pembatasan aktifitas ekonomi seiring dengan kembali meningkatnya kasus penularan covid-19 yang tercatat mencapai rekor baru di 20 negara bagian di AS dengan total 70.000 kasus baru per hari melampaui angka sebelumnya yang terjadi di bulan Juli lalu dan dengan total keseluruhan kasus melewati angka 8 juta kasus.

Dengan angka pengangguran yang terus meningkat dan dana bantuan yang tidak akan diberikan dalam waktu dekat maka dikhawatirkan ekonomi akan terus terpuruk di AS. Sementara itu departemen keuangan AS mengeluarkan laporan defisit anggaran yang mencapai $3,13 trilyun atau lebih dari 3x defisit pada 2019 yang lalu sebagai akibat dari penyaluran dana bantuan covid-19.

Dengan pemilu AS yang tinggal dalam beberapa pekan mendatang, dan pembatalan debat capres kedua membuat pasar semakin tidak menentu. Tinggal debat terakhir yang dijadwalkan pada 22 Oktober hari Kamis mendatang atau hari Jumat waktu Indonesia. Data ekonomi yang dirilis Jumat lalu menunjukkan peningkatan penjualan ritel yang cukup signifikan 1.9% dari periode sebelumnya 0.6% dan lebih dari 2x perkiraan 0.7%.

Begitu pula dengan data Core-nya yang naik 1.5% dari sebelumnya 0.5% dan jauh lebih baik dari perkiraan turun 0.4%. Pekan ini tidak ada data yang penting hanya data sektor perumahan dan laporan PMI di hari Jumat mendatang. Sementara itu sejumlah pejabat Federal Reserve dijadwalkan akan memberikan pidato pada sejumlah even berbeda. Ketua Fed – Jerome Powell malam ini akan memberikan pidato secara online pada panel diskusi yang diselenggarakan oleh IMF.

 


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: