News / Read

Euro menguat pada Selasa pagi di tengah berita positif seputar Corona

Blog Single

Euro menguat pada Selasa pagi di tengah berita positif seputar Corona

Euro berlanjut menguat terhadap dolar hingga kembali menuju level 1.18. Belum ada perkembangan baik dari ancaman gelombang kedua pandemik di kawasan ini. Prancis, Italy dan Spanyol melaporkan rekor baru kenaikan kasus per hari.

Sementara di Jerman pada hari Minggu tercatat sebanyak 7.830 kasus baru dan Senin kemarin terjadi penurunan menjadi sebanyak 4.325 kasus baru. Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) – Christine Lagarde kemarin menyampaikan bahwa ECB belum kehabisan perangkat moneter untuk digunakan mendorong ekonomi di tengah ancaman pandemik ini.

Pejabat ECB lainnya – Robert Holzman menyatakan masih belum perlu melonggarkan kembali kebijakan ekonomi untuk saat ini. Walaupun anggota ECB lainnya – Luis De Guidos membenarkan kehilangan momentum pemulihan ekonomi akibat potensi gelombang kedua pandemik ini. Hari ini akan dirilis data Neraca Berjalan di kawasan ini dan data PPI untuk Jerman.

Dolar masih terus cenderung melemah terhadap mata uang lainnya meski ada sedikit optimisme akan paket stimulus yang mungkin bisa disetujui sebelum pemilu November nanti. Juru Bicara Kongres – Nancy Pelosi memberikan waktu sejak kemarin hingga malam ini bagi Gedung Putih untuk memberikan proposal baru yang mungkin bisa segera disetujui oleh Kongres tanpa menunggu hasil pemilu nanti. Presiden Trump diharapkan akan memanfaatkan ini dan Gedung Putih juga optimis jika proposal kali ini akan dapat diterima oleh Kongres.

Malam ini juga Kongres akan membahas sekaligus memberikan voting atas proposal tersebut. Presiden Trump masih bisa meloloskan stimulus ini jika memenuhi sejumlah persyaratan yang selama ini menjadi kendala dalam perundingan dengan Kongres. Meskipun demikian peluang untuk kembali ditolak juga sangat memungkinkan karena Kongres yang mayoritas dikuasai Partai Demokrat selama ini lebih sering menolak usulan dari Presiden Trump yang berasal dari Partai Republik. Hal ini tercermin dari indeks bursa saham dan mata uang dolar yang justru turun.

Sementara berita baik seputar perang melawan covid-19 datang dari perusahaan Pzifer yang pada Jumat lalu mengeluarkan pernyataan vaksin antivirus buatannya akan tersedia di AS pada akhir tahun ini. Berita ini cukup memberikan harapan ditengah ancaman gelombang kedua pandemik yang melanda terutama di AS yang kembali mencapai rekor tertinggi pada sebagian besar negara bagian di AS dan hanya 2 negara bagian yang melaporkan terjadinya penurunan. 


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: