News / Read

Euro stabil pada perdagangan melihat belum adanya kemajuan pada ekonomi Eropa

Blog Single

Euro stabil pada perdagangan melihat belum adanya kemajuan pada ekonomi Eropa

Euro relatif belum banyak berubah terhadap dolar dan cenderung negatif setelah anggaran paket stimulus yang sudah disetujui bulan Juli lalu di blokir oleh Polandia dan Hungaria. Paket stimulus yang sedianya akan diberikan dalam jangka panjang yaitu dari tahun 2021 hingga 2027 untuk mengatasi akibat ekonomi dari pandemik covid-19 ini akan dianggarkan dana hingga €1.8 trilyun.

Dalam pertemuan lanjutan di Brussel, perwakilan dari kedua negara tersebut mempermasalahkan mekanisme yang dianggap tidak sesuai dengan regulasi. Paket stimulus ini belum bisa di setujui sebelum disepakati secara bulat, sehingga berpeluang akan mengalami penundaan yang jika berlarut-larut akan berdampak buruk pada perekonomian di kawasan ini.

Meskipun kurva pasien covid-19 di Uni Eropa sudah mulai berkurang namun tidak menutup akan kembali meningkat jika tidak ada bantuan dari pemerintah. Sementara Bank Sentral Eropa juga terus memberikan wacana akan mempertimbangkan mengadopsi suku bunga negatif walaupun belum secara tegas kapan akan diimplementasikan. Data inflasi di kawasan ini masih stagnan belum masih sama belum berubah dari periode sebelumnya.

Di lain tempat, Dolar berbalik menguat meskipun data makro ekonomi AS menunjukkan pelemahan pada hari Rabu.

Berita seputar vaksin antivirus covid-19 kembali menjadi perhatian pasar. Perusahaan bioteknologi Pfizer/BionTech kembali melaporkan hasil uji coba vaksin produk mereka dengan terjadi peningkatan efektifitas mencapai 95% lebih baik dari sebelumnya yang baru mencapai 90%. Hasil ini hampir serupa dengan vaksin dari perusahaan bioteknologi lainnya Moderna yang efektiftiasnya mencapai 94.5%.

Meskipun demikian vaksin dari Moderna masih lebih unggul karena daya simpan yang lebih lama dan temperatur simpan hanya -20°C atau setara dengan suhu kulkas biasa sedangkan vaksin dari Pfizer harus disimpan dalam suhu dibawah -70°C yang membutuhkan pendingin khusus.

Selain data medis diatas, persetujuan dari WHO dan FDA masih membutuhkan proses yang tidak sebentar dan juga terbatasnya kapasitas produksi membuat ketersediaan vaksin ini mungkin baru akan tersedia pada pertengahan tahun depan. Sementara melonjaknya jumlah pasien baru covid-19 ini tidak saja di AS namun juga secara global semakin mengkhawatirkan. 


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: