News / Read

Perdagangan mata uang hari Jumat terpantau datar menyusul liburan pasar AS

Blog Single

Perdagangan mata uang hari Jumat terpantau datar menyusul liburan pasar AS

Pasar mata uang Asia relatif datar seiring dengan tutupnya bursa saham AS karena libur panjang Thanksgiving di AS hingga Senin pekan depan baru beroperasi seperti biasa.

Presiden Trump menyatakan siap untuk meninggalkan Gedung Putih jika electoral collage mengkonfirmasi kemenangan Joe Biden dalam pemilu 2020 ini. Ini merupakan untuk pertama kali menerima pertanyaan dari wartawan selepas menghadiri peringatan Thanksgiving untuk tentara AS.

Meskipun masih belum menyatakan menyerah akan hasil pemilu ini dengan mengatakan banyak hal yang dapat terjadi dari sekarang hingga 20 Januari mendatang. Meskipun demikian pernyataan ini memberikan harapan bahwa peralihan jabatan presiden pada 20 Januari mendatang akan dapat berjalan mulus.

Electoral college voter yang merupakan wakil dari 50 negara bagian ditambah dengan Distrik Columbia karena populasinya yang besar akan berkumpul lagi pada 14 Desember mendatang dan memberikan suara untuk menentukan Presiden Terpilih. Perwakilan ini merupakan petugas partai atau Senator yang memenangkan suara diwilayahnya.

Semua tuntutan hukum semestinya akan diselesaikan atau ditolak sebelum tanggal tersebut. Sejauh ini Biden sudah aman karena Partai Demokrat sudah memenangkan 306 suara electoral college melampaui syarat minimum 270 terhadap Trump yang hanya memperoleh 232 suara.

Sedangkan secara nasional Biden juga lebih unggul dengan perbedaan suara mencapai 6 juta surat suara. Prospek akan paket stimulus dalam jumlah yang besar berpeluang akan diajukan pada parlemen meskipun perolehan suara Partai Demokrat di Senat masih belum mencukupi untuk menjadi mayoritas walaupun belum final.

Sementara dalam laporan pertemuan moneter FOMC yang dirilis sehari sebelumnya menunjukkan peluang Fed akan menambah anggaran untuk program QE-nya pada pertemuan mereka pada bulan Desember mendatang guna mengatasi laju ekonomi yang melambat. Walalupun sebagian pejabat masih ragu untuk mengambil langkah tersebut. Tidak ada data ekonomi akan dirilis seiring masih liburnya di AS.

Euro juga mengalami koreksi setelah sempat menembus level tertinggi dalam hampir 3 bulan terakhir di level 1.1941 terhadap dolar. Dengan fundamental ekonomi yang cenderung turun setelah data sentimen konsumen GfK turun drastis -6.7 jauh lebih buruk dari perkiraan -4.9 dan hampir 2x dari periode sebelumnya -3.2.

Hal ini disebabkan oleh ancaman gelombang pandemik kedua yang masih terus membayangi wilayah ini. Kanselir Jerman – Angela Merkel menyatakan Jerman masih akan memberlakukan pembatasan dengan batas waktu yang belum ditentukan guna mencegah penyebaran covid-19 semakin meluas. 


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: