News / Read

Dolar melemah pada pasar Asia di tengha resiko geopolitik AS

Blog Single

Dolar melemah pada pasar Asia di tengha resiko geopolitik AS

Dolar memperpanjang penurunannya terhadap mata uang lainnya seiring dengan pusaran politik di AS dengan rencana pemakzulan kedua Presiden Trump terkait pendudukan selama lebih dari 4 jam di dalam gedung parlemen Capitol HIll oleh pendukungnya.

Aksi yang merengut nyawa sejumlah koraban dianggap akan mengancam tidak saja keamanan nasional namun juga sekaligus demokrasi yang selama ini dijunjung tinggi oleh rakyat AS. Pemakzulan yang diajukan oleh DPR di inisiasi oleh Partai Demokrat yang mendapat dukungan dari sejumlah tokoh Partai Republik di DPR dan mendapat sambutan baik dari pimpinan mayoritas Senat dari Partai Republik – Mitch McConnell. Trump dianggap telah melanggar sumpah jabatannya dan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Pemakzulan ini dilakukan dengan meminta Wakil Presiden – Mike Pence untuk mengajukan amandemen ke 25 konstitusi AS. Amandeman ke 25 memungkinan Wakil Presiden yang didukung oleh mayoritas anggota kabinet untuk menurunkan Presiden karena dianggap tidak layak menduduki jabatan tersebut. Selain dukungan mayoritas kabinet, amandeman ini juga dapat diajukan oleh Wakil Presiden dengan dukungan dari Kongres.

Untuk pemakzulan diperlukan 50% + 1 suara DPR untuk dapat diteruskan ke Senat. Di Senat setidaknya perlu 2/3 suara untuk dapat diajukan ke Mahkamah Agung AS. Proses ini dalam keadaan normal dapat berlangsung dalam waktu beberapa minggu bahkan beberapa bulan. Namun untuk kondisi saat ini, Partai Demokrat bertekad untuk mempercepat proses tersebut. Meski Senat AS setuju untuk bersidang perihal ini namun dengan tanggal yang sudah di tentukan yaitu 19 Januari atau sehari sebelum pelantikan Joe Biden. Sementara Wakil Presiden – Mike Pence secara resmi menyatakan menolak untuk mengajukan amandeman ke 25 tersebut.

Meskipun proses ini berlangsung hanya beberapa hari menjelang lengser seiring dengan pelantikan Joe Biden menggantikannya pada 20 Januari mendatang. Satu-satunya konsekuen yang akan diberikan kepada Trump adalah hilangnya peluang untuk mencalonkan diri kembali pada pemilu 2024 mendatang. Trump sendiri menyatakan akan mencalonkan diri kembali pada pemilu 2024 yang akan datang. Hasil voting DPR AS masih berjalan dan baru akan di ketahui hasilnya siang ini. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI dengan diperkirakan yang mixed.

Euro naik lagi diatas level 1.22 terhadap dolar meskipun lockdown berpeluang akan terus diperpanjang. Kanselir Jerman – Angela Merkel memberikan peringatan kemungkinan lockdown akan diteruskan sampai 8 hingga 10 pekan mendatang jika angka pasien baru tidak membaik.

Merkel menambahkan jika tidak diatasi sekarang maka pada Paskah mendatang jumlah angka tersebut akan bertambah 10x. Pemerintah Jerman juga memberikan larangan melakukan perjalanan hingga akhir Mei mendatang.

Semestinya Euro cenderung melemah seiring dengan lockdown yang berkepanjangan berpotensi mengurangi aktifitas ekonomi, namun dengan lockdown yang diikuti dengan stimulus yang tepat diharapkan akan dapat segera menurunkan angka pasien covid-19 seiring dengan tersedianya vaksin dan jaminan akan paket stimulus dalam jangka panjang semestinya membuat kekhawatiran tersebut dapat diatasi. Hari ini akan dirilis data Industrial Production dan pidato dari Presiden Bank Sentral Eropa – Christine Lagarde


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: