News / Read

Dolar AS melemah hari Jumat tertekan pelemahan data ekonomi

Blog Single

Dolar AS melemah hari Jumat tertekan pelemahan data ekonomi

Dolar AS diperdagangkan turun terhadap mata uang lainnya seiring dengan fundamental di sektor tenaga kerja yang kembali mengkhawatirkan.

Laporan mingguan pengangguran pengangguran kembali meningkat menjadi 861K dari perkiraan 775K dan juga data minggu sebelumnya juga direvisi memburuk dari 793K menjadi 848K. Seperti diketahui sektor tenaga kerja ini menjadi pertimbangan utama Fed untuk menentukan tidaknya kebijakan ekonomi.

Melihat data tersebut dan data Non-Farm Payroll pekan lalu menunjukkan sektor ini sangat rentan sehingga sentimen terhadap dolarpun ikut turun, sehingga data sektor ritel yang dirilis sehari sebelumnya walaupun sangat baik, tidak dapat menahan sentimen negatif ini. Sementara di sektor manufaktur juga relatif menurun yaitu data indeks manufaktur negara bagian Philadelphia yang naik 23.1 walaupun lebih baik dari perkiraan 20.3 namun masih dibawah periode sebelumnya 26.5.

Sedangkan sektor perumahan relatif netral. Rencana kenaikan pajak yang diajukan oleh Menteri Keuangan - Janet Yellen juga sedikit banyak membuat investor menghindar dari aset di AS. Kenaikan pajak ini diperlukan untuk menunjang proyek infrastruktur yang lebih modern yang akan dibuat oleh Presiden Biden. Sementara itu Gubernur Fed - Lael Brainard dalam pidato kemarin tidak menyinggung soal kebijakan moneter, namun membahas perlunya sektor finansial, finansial, dalam perubahan iklim.

Mata uang crypto - bitcoin & ethereum juga terus menguat membuat record baru. Hari ini akan dirilis data PMI di sektor manufaktur dan jasa akan dicermati oleh investor selain itu akan dirlis juga laporan kebijakan moneter dari Fed yang kemungkinan tidak akan banyak berpengaruh pada pasar.

Euro kembali bergerak naik terhadap namun dolar relatif tertahan terhadap GBP. Nota pertemuan moneter bulan lalu yang dirilis kemarin juga tidak banyak memberikan petunjuk baru, kerana tidak ada perubahan kebijakan moneter dan masih tetap berlaku paket stimulus masih sangat diperlukan untuk mendorong perekonomian. Sementara data ekonomi berupa kepercayaan cukup meningkat walau hanya 1 poin dari -16 menjadi -15. Sementara lockdown di Eropa masih akan diberlakukan hingga pertengahan maret mendatang meskipun angka pasien baru covid-19 terus menurun. Hal ini dikhawatirkan akan menghambat proses pemulihan ekonomi. Hari ini akan dirilis data PMI di sektor manufaktur dan jasa di kawasan ini dan juga data neraca berjalan.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: