News / Read

Dolar bergerak menguat seiring dengan kenaikan obligasi AS

Blog Single

Dolar bergerak menguat seiring dengan kenaikan obligasi AS

Dolar AS menguat pada perdagangan, seiring dengan kenaikan obligasi tahunan AS.

Naiknya yield obligasi AS ini menandakan optimisme pasar akan pemulihan ekonomi di AS sehingga permintaan akan mata uang dolar menjadi meningkat. Optimisme tersebut juga terlihat dengan langkah Pemerintah AS meningkatkan jumlah obligasi yang dijual senilai $58 miliar obligasi 3 tahun, $38 miliar obligasi 10 tahun dan $24 miliar obligasi 30 tahun.

Yield obligasi yang sebelum data Non-Farm Payroll (NFP) jumat lalu di level 1.299% kemarin naik hingga tertinggi 1.382. Seperti diketahui meskipun angka NFP cukup mengecewakan namun tingkat pengangguran terus menurun dan upah rata-rata meningkat jauh lebih baik dari perkiraan.

Penguatan mata uang dolar juga terdorong oleh faktor fundamental di belahan dunia lain yang masih cenderung menurun. Sejumlah bank sentral juga masih akan mempertahankan kebijakan moneternya seiring dengan belum meredanya ancaman varian delta secara global.

Bank Sentral Australia (RBA) dalam pertemuan moneter kemarin juga masih mempertahankan kebijakan moneternya dan akan menunda tapering seiring dengan terhambatnya pemulihan ekonomi karena lockdown coronavirus.

Di lain tempat, mata uang Poundsterling masih berlanjut melemah terhadap Dolar dan Euro setelah pemerintah Inggris mengumumkan kenaikan pajak. Perdana Menteri – Boris Johnson mengungkapkan rancangan kenaikan pajak terhadap pekerja, pemberi kerja dan juga pajak dividen guna perbaikan sistem kesehatan dan sosial dengan kenaikan 1.25%. Rancangan ini menghadapi sejumlah tantangan yang menyatakan PM Johson melanggar janji sewaktu terpilih sebagai Perdana Menteri lalu.

Pengumuman ini menghilangkan komentar positif dar pejabat Bank Sentral Inggris (BOE) – Michael Saunders yang menyatakan BOE perlu menaikkan suku bunga tahun mendatang jika pertumbuhan terus naik dan inflasi semakin stabil. Sementara data indeks harga perumahan dari Halifax mengalami kenaikan 0.7% dibawah perkiraan 1.1% namun masih lebih baik dari periode sebelumnya 0.4%. 


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: