News / Read

Minyak diperdagangkan melemah di tengah pengetatan produksi global

Blog Single

Minyak diperdagangkan melemah di tengah pengetatan produksi global

Minyak mentah diperdagangkan lebih rendah pada hari Rabu tertekan krisis energi global yang terus memperketak produksi minyak mentah.

Brent berjangka juga membatasi kerugian karena kekhawatiran atas pasokan yang tersisa, sementara pasar juga masih mencerna keputusan dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) untuk tetap dengan rencana peningkatan produksinya.

Minyak berjangka Brent turun 0,25% menjadi $82,50 dan WTI berjangka turun tipis 0,13% menjadi $78,83. OPEC+ akan mematuhi pakta Juli untuk meningkatkan produksi sebesar 400.000 barel per hari (bph) setiap bulan hingga setidaknya April 2022, tanpa meningkatkan angka tersebut.

Sementara itu, data pasokan minyak mentah AS menunjukkan tanda-tanda melambatnya permintaan bahan bakar di importir minyak terbesar kedua secara global itu.

Data dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan peningkatan 951.000 barel untuk pekan yang berakhir 1 Oktober. Investor sekarang menunggu data pasokan minyak mentah dari Administrasi Informasi Energi AS, yang akan dirilis hari ini.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: