Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Bursa Asia Turun Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi; PDB Kuartal II Australia Melampaui Perkiraan
Asia Market

Bursa Asia Turun Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi; PDB Kuartal II Australia Melampaui Perkiraan

by admin_mab 02/09/2026 0 Comment

Saham-saham Asia jatuh tajam pada hari Rabu, dengan Jepang dan Korea Selatan memimpin penurunan yang terjadi secara luas. Lonjakan harga minyak mendorong kenaikan imbal hasil obligasi global dan memicu kembali kekhawatiran bahwa bank sentral mungkin harus mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.

Wall Street berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan semalam karena lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah membebani pasar saham.

Kontrak berjangka (futures) yang terkait dengan S&P 500 dan Nasdaq juga turun dalam perdagangan Asia pada pukul 02.46 GMT.

Nikkei memimpin penurunan di tengah lonjakan harga minyak dan kenaikan imbal hasil obligasi

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 2,7%, sementara indeks TOPIX yang lebih luas melemah 2,2%. Investor tetap fokus pada keputusan suku bunga Bank of Japan yang akan diumumkan akhir bulan ini.

Sehari sebelumnya, Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda menyatakan bahwa bank sentral akan terus mempertimbangkan kenaikan suku bunga serta menilai apakah perkembangan ekonomi dan harga tetap sejalan dengan proyeksi mereka.

Pernyataan tersebut muncul setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan bahwa Menteri Keuangan Scott Bessent telah bertemu dengan Ueda dan mendesak diambilnya langkah-langkah moneter yang “tegas” untuk mengatasi pelemahan yen.

Indeks KOSPI Korea Selatan anjlok 3%, dengan saham-saham berkapitalisasi besar seperti Samsung Electronics (KS:005930) dan SK Hynix (KS:000660) masing-masing turun lebih dari 3%.

Penurunan ini terjadi setelah harga minyak mentah Brent berjangka naik pada hari Rabu ke kisaran $96 per barel, melanjutkan penguatan setelah sebelumnya sempat mencapai level tertinggi dalam lima minggu.

Lonjakan harga minyak terbaru ini memicu kekhawatiran bahwa gangguan pasokan energi yang berkepanjangan dapat mendorong inflasi lebih tinggi, sehingga mempersulit prospek bagi bank sentral dan meningkatkan tekanan pada obligasi pemerintah.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik menjadi 4,804%—level tertinggi sejak Januari 2025—sementara imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun menyentuh angka 3%. Hal ini menambah tekanan pada saham-saham teknologi dan saham pertumbuhan yang sensitif terhadap suku bunga di seluruh kawasan.

Pasar juga mulai memperhitungkan kemungkinan yang jauh lebih tinggi akan adanya kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan ini; ekspektasi terhadap kebijakan yang lebih ketat turut memberikan dukungan bagi penguatan dolar. Indeks Shanghai Composite dan indeks saham unggulan (blue-chip) Shanghai Shenzhen CSI 300 di China masing-masing turun 1%, sementara indeks Hang Seng Hong Kong melemah 1,4%.
PDB Australia kuartal kedua melampaui perkiraan; RBNZ menaikkan suku bunga sesuai ekspektasi.

Para investor juga mencermati sejumlah perkembangan ekonomi regional dan kebijakan moneter.

Menurut Biro Statistik Australia, ekonomi Australia tumbuh 0,4% pada kuartal kedua dibandingkan kuartal sebelumnya, sehingga pertumbuhan tahunan mencapai 2,1%.

Data tersebut menunjukkan adanya ekspansi berkelanjutan di tengah kekhawatiran mengenai melambatnya permintaan dan tingginya biaya pinjaman.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turun sekitar 1,2% karena data tersebut memperkuat ekspektasi akan adanya kenaikan suku bunga lanjutan oleh Reserve Bank of Australia tahun ini.

Di Selandia Baru, Reserve Bank menaikkan suku bunga acuan (official cash rate) sebesar 25 basis poin menjadi 2,75%—kenaikan kedua berturut-turut—dalam upaya para pembuat kebijakan untuk meredam inflasi.

Langkah ini diambil saat pasar telah bersiap menghadapi kebijakan yang lebih ketat akibat tekanan harga energi yang kembali muncul.

Indeks NZX 50 Selandia Baru naik tipis 0,2%.

Di tempat lain, indeks Straits Times Singapura turun tipis 0,1%, sementara kontrak berjangka yang terkait dengan indeks Nifty 50 India mencatat penurunan tipis.

Tags: Bursa Asia Turun
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Currency

Dolar Berada di Level Tertinggi dalam Hampir Dua Minggu Seiring

15/09/2026
US Market

Kontrak Berjangka AS Bergerak Datar Saat Pasar Mencermati Perlamabatan Pengembangan

15/09/2026
Europe Market

Bursa Eropa Turun Akibat Seruan Jeda Keamanan AI; Spekulasi Suku

14/09/2026
Europe Market

FTSE 100 Hari Ini; Saham Menguat Seiring Kenaikan Harga Minyak

14/09/2026
Currency

Mata Uang Asia Melemah Seiring Penguatan Dolar, Yen Bertahan di

14/09/2026
Related Market News
Asia Market

Bursa Asia Turun Akibat Pelemahan Sektor Teknologi dan

by admin_mab 10/09/2026

Bursa Asia secara umum melemah pada hari Kamis, dipimpin oleh penurunan saham sektor teknologi, di tengah kekhawatiran investor mengenai harga

Asia Market

Bursa Asia Turun Akibat Meningkatnya Spekulasi Kenaikan Suku

by admin_mab 31/08/2026

Saham-saham Asia secara umum melemah pada hari Senin karena investor bersikap hati-hati setelah komentar bernada hawkish dari pejabat Federal Reserve,

Asia Market

Bursa Asia Melanjutkan Penurunan karena Lonjakan Harga Minyak

by admin_mab 14/07/2026

Bursa Asia melanjutkan penurunan pada hari Selasa karena meningkatnya ketegangan AS-Iran mendorong harga minyak mendekati level tertinggi satu bulan, menghidupkan

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.