Bursa Eropa Diperkirakan Beragam dengan Fokus pada Laporan Keuangan
Bursa Eropa diperkirakan akan dibuka beragam pada hari Rabu setelah indeks saham utama AS mengalami penurunan semalam karena kekhawatiran akan disrupsi yang dipicu oleh AI.
Kontrak berjangka ekuitas AS sedikit berubah karena investor menantikan laporan keuangan Alphabet pada hari ini dan laporan keuangan Amazon yang akan dirilis pada hari Kamis.
Saham Advanced Micro Devices turun 8 persen pada sesi perdagangan lanjutan setelah perusahaan memperkirakan sedikit penurunan pendapatan kuartal pertama meskipun ada peningkatan tak terduga dari penjualan chip AI-nya ke China.
Pemilik restoran Chipotle memproyeksikan tidak ada pertumbuhan penjualan untuk tahun 2026 sementara aplikasi kencan online Match Group melampaui ekspektasi pendapatan kuartal keempat. Raksasa bioteknologi Amgen melaporkan kinerja yang jauh lebih baik dari perkiraan baik dari sisi pendapatan maupun laba.
Sementara itu, Presiden AS Trump telah menandatangani anggaran $1,2 triliun (£880 miliar) untuk mengakhiri pemerintahan parsial, yang akan membantu mendanai sebagian besar lembaga pemerintah hingga akhir tahun fiskal pada bulan September.
Namun, Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) hanya akan didanai hingga akhir minggu depan.
Dalam rilis ekonomi, data awal CPI Zona Euro serta laporan tentang lapangan kerja sektor swasta AS dan aktivitas sektor jasa mungkin akan menarik perhatian investor di kemudian hari.
Bank Sentral Eropa akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada hari Kamis, tanpa perubahan suku bunga yang diharapkan. Fokusnya akan tertuju pada pandangan bank sentral tentang prospek pertumbuhan dan inflasi.
Bank of England juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada hari Kamis, dengan proyeksi ekonomi terbaru yang kemungkinan tidak akan menunjukkan perubahan besar dari perkiraan Bank sebelumnya.
Pasar Asia beragam sementara dolar tetap stabil setelah melemah pada sesi New York.
Obligasi pemerintah AS sedikit berubah karena Gubernur Fed Stephen Miran mengulangi argumen untuk pemotongan suku bunga bank sentral yang agresif tahun ini, dalam sebuah wawancara di Fox Business Network.
Secara terpisah, Presiden Federal Reserve Bank of Richmond, Tom Barkin, mengatakan Fed masih memiliki ‘jalan yang harus ditempuh’ sebelum kedua bagian dari mandat gandanya, yaitu lapangan kerja maksimal dan stabilitas harga, seimbang.
Harga emas naik hampir 3 persen menjadi $5.079 per ons, melanjutkan kenaikan terbaiknya sejak 2008 pada sesi sebelumnya, seiring dengan munculnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Harga minyak melanjutkan kenaikannya setelah naik sekitar 2 persen pada hari Selasa karena militer AS menembak jatuh drone Iran yang mendekati kapal induk Abraham Lincoln di Laut Arab secara ‘agresif’.
Semalam, saham AS jatuh dari level mendekati rekor di tengah rotasi dari saham teknologi ke saham yang sensitif terhadap kondisi ekonomi.
Indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi anjlok 1,4 persen, S&P 500 turun 0,8 persen, dan Dow Jones turun 0,3 persen.
Saham Eropa ditutup dengan lesu pada hari Selasa, gagal mempertahankan kenaikan awal. Indeks pan-Eropa Stoxx 600 naik tipis 0,1 persen.
Indeks DAX Jerman dan CAC 40 Prancis ditutup sedikit lebih rendah, sementara FTSE 100 Inggris turun 0,3 persen.