Cetak Sejarah Baru, Emas Tembus $4,300
Mengesankan, Harga emas naik tajam – melonjak lebih dari $130 sepanjang sesi perdagangan Kamis (16/10) ditengah kekawatiran pasar global melihat penutupan pemerintah AS yang tak kunjung usai memasuki minggu ke-3.
Perburuan pada logam mulia emas terus meningkat dengan begitu banyak polemik, diantaranya
- Gejolak perang dagang
- Ancaman perlambatan ekonomi global
- Bank-bank sentral dunia menghadapi tantangan ekonomi yang tidak biasa dan terus meningkatkan kepemilikan emas sebagai nilai lindung aset.
- Penutupan Pemerintah AS
- Menurunnya Porsi dan kepercayaan Dolar sebagai Cadangan matauang utama Dunia
Dalam pantauan analisa teknikal, harga emas berada pada posisi ‘Overbought’ yang belum pernah terjadi sebelumnya, dimana harga emas telah mencapai titik RSI Bulanan tertinggi sepanjang masa pada 92.8%, melewati rekor sebelumnya 86.7% pada tahun 2008.
Key Highlihts
- Indeks Fears & Greed menunjukkan situasi pasar berada pada posisi ‘EXTREAM FEAR’ yang melanda pasar saham untuk pertama kalinya dalam 6 bulan.
- Presiden Trump mengeluarkan pernyataan tentang panggilan teleponnya yang “panjang” dengan Presiden Putin. Trump mengatakan ia akan bertemu dengan Putin di Budapest untuk melihat apakah mereka dapat mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina.
- Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk memutus beberapa hubungan dagang dengan Tiongkok setelah kedua negara memberlakukan biaya pelabuhan minggu ini.
- Penutupan Pemerintah AS semakin berkepanjangan – akan memasuki hari ke 17 pada Jumat (17/10), terhitung sejak 1 Oktober 2025 Pemerintah Federal AS resmi ditutup sementara. Terbaru hari ini, Senat AS kembali menolak proposal pendanaan Republik.
- Berdasarkan jajak pendapat Kalshi, perkiraan penutupan pemerintah AS meningkat menjadi 38 hari dari perkiraan sebelumnya sekitar 35 hari, jika hal ini terjadi maka akan menjadi penutupan terlama dalam sejarah.
- Prospek The Fed semakin rumit karena penutupan pemerintah (shutdown) mengakibatkan penundaan data-data penting karena shutdowon berkepanjangan. Sejauh ini, ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan 29 Oktober tetap tinggi, berada di angka 97% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin.
- Pembaruan tentang inflasi harga konsumen akan dirilis pada 24 Oktober. Biro Statistik Tenaga Kerja mengumumkan bahwa mereka akan merilis laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) terbaru di tengah penutupan yang sedang berlangsung.
Market Movement
Pada Kamis (16/10), harga emas (spot) berakhir menguat pada titik tertinggi baru sepanjang masa – ditutup diatas level $4,300 untuk pertama kalinya, mencatatkan kenaikan sebesar $120.47 atau 2.6% berakhir pada level $4,327.92 per ons, setelah uji tertinggi $4,330 dan terendah $4,199.
Emas resmi menjadi aset pertama dalam sejarah yang mencapai $30 triliun.
Pada saat yang sama, Emas berjangka (DEC) mencatatkan kenaikan sebesar $103 atau 2.45% berakhir pada level $4,304.60 per ons di Divisi Comex, setelah uji tertinggi $4,346.70 dan terendah $4,214.50 di Divisi Comex.
Sementara itu, Indeks Dolar AS berakhir turun sebanyak 30 poin atau 0.30% berakhir pada level 98.36, setelah uji terendah 98.30 dan tertinggi 98.71.
Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko berakhir menguat merespon pelemahan Dolar, Kecuali Dolar Australia. Aussie melemah ditengah pelemahan harga minyak mentah dunia karena bayang-bayang keberlimpahan stok minyak dan lemahnya permintaan.
Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Kamis, 16 Oktober 2025,
- AUDUSD : 0.64389 , -71 / -1.10%
- EURUSD : 1.16861 , +42 / +0.36%
- GBPUSD : 1.34330 , +34 / +0.26%
- NZDUSD : 0.57238 , +1 / +0.01%
- USDJPY : 150.409 , -84 / -0.55%
- USDCAD : 1.40505 , +10 / +0.07%
- USDMXN : 18.42760 , -241 / -0.13%
- USDCHF : 0.79261 , -40 / -0.50%
- USDCNH : 7.11890 , -51 / -0.07%
Sentimen
Hari ini, Perkembangan Shutdown AS akan menjadi berita utama setelah penutupan pemerintah sejak 1 Oktober 2025. Pasar juga akan memperhatikan perkembangan perang tarif AS-Tiongkok dan pertemuan Trump-Putin.