Data NFP di Tangguhkan, Emas Dibuka Menguat
Group logam mulia kembali melemah tajam pada perdagangan awal pekan (2/2) menandai kerugian beruntun dalam tiga hari, dengan kerugian lebih dari $1,100 dipasar komoditas emas.
Gejolak dipasar keuangan global dijadikan para investor sebagai aksi bersih-bersih dan profit taking ditengah minimnya data. Terbaru pasar akan kembali kehilangan momentum setelah Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mempublikasikan bahwa data Nonfarm Payrolls (NFP) terbaru yang dijadwalkan pada hari Jumat akan ditangguhkan hingga operasi pemerintah federal dilanjutkan.
Key Highlights
- Menurut situs web resmi pemerintah BLS, “Situs web ini saat ini tidak diperbarui karena penangguhan layanan pemerintah Federal”. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) memberi tahu pasar pada hari Senin bahwa publikasi data Nonfarm Payrolls (NFP) terbaru yang dijadwalkan pada hari Jumat akan ditangguhkan hingga operasi pemerintah federal dilanjutkan.
- Data PMI Manufaktur oleh ISM dilaporkan meningkat menjadi 52,6 pada bulan Januari, naik dari 47,9 pada bulan Desember, lebih baik dari ekspektasi pasar sebesar 48,5.
- Minggu lalu, Trump mengumumkan bahwa ia memilih Kevin Warsh untuk menjadi Ketua baru bank sentral AS. Warsh dikenal sebagai tokoh yang berpandangan keras pada masa jabatannya sebelumnya sebagai Gubernur di Fed. Ketua Fed Jerome Powell akan mengakhiri masa jabatannya pada bulan Mei.
- Warsh diharapkan dapat membantu Trump melemahkan suku bung hingga 1%, yang dimana hal tersebut dapat semakin mendorong pasar logam mulia.
- Shutdown AS kembali menjadi fokus pasar ditengah minimnya data. Penutupan pasar berdampak pada penangguhan data ekonomi AS.
- Agenda ekonomi AS hari ini akan menampilkan pidato dari pejabat Federal Reserve, data JOLTS Job Opening.
Market Movement
Meningkatnya volatilitas pasar keuangan global memicu aksi jual pada harga emas dan kelompok komoditas logam lainnya. Pagi ini (3/2), Harga emas dibuka menguat mendekati $4,800 per ons ditengah ketidakpastian pasar menghadapi shutdown AS.
Pada Senin (2/2), harga emas (spot) berakhir dengan kerugian tajam setelah bergejolak sekitar $400. Emas (spot) ditutup turun sebanyak $230.07 atau 4.71% berakhir pada level $4,659.42 per ons, setelah uji tertinggi $4,880 dan terendah $4,401.
Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak April diperdagangkan turun sebanyak $61.2 atau 1.29% berakhir pada $4,683.90 per ons di Divisi Comex.
Indeks Dolar AS bergejolak – tercatat menguat sekitar 58 pips atau 0.60% pada level 97.44.
Dipasar rival utama Dolar, sekeranjang matauang berisiko diperdagangkan sangat volatile dan berakhir melemah, ditengah pemulihan Dolar. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan Senin , 2 Februari 2026,
- AUDUSD : 0.69471 , -15 / -0.22%
- EURUSD : 1.17892 , -60 / -0.51%
- GBPUSD : 1.36630 , -19 / -0.14%
- NZDUSD : 0.59996 , -19 / -0.31%
- USDJPY : 155.588 , +82 / +0.53%
- USDCAD : 1.36787 , +63 / +0.46%
- USDCHF : 0.77944 , +67 / +0.86%
Sentiment
Agenda ekonomi AS hari ini akan menampilkan pidato dari pejabat Federal Reserve, data JOLTS Job Opening.