Deadline Shutdown AS, Emas Terus Melejit
Melejit!, Harga emas tembus rekor baru, melampaui titik-titik prikologis untuk yang keempat kali dalam kurang dari 1 tahun. Harga emas berhasil melampaui level pertahanan baru $3,500 ; $3,600 ; $3,700 $3,800 dengan mulus ditengah kekhawatiran pasar jelagn shutdown AS pada 1 Oktober, prospek suku bunga the Fed, resesi global dan geopolitik.
Seluruh fundamental mengarah pada aksi perlidungan terhadap aset safehaven karena era baru kebijakan bank sentral dan outlook ekonomi. Emas menjadi satu-satunya aset yang dinilai tak lekang oleh waktu meski dengan imbal hasil yang tidak pasti.
Key Highlihts
- Data-data ekonomi AS terancam tidak dirilis pada pekan ini, menyusul resiko Shutdown pemerintahan AS. Pesimisme atas perpanjangan pendanaan pemerintah dapat memicu penutupan pemerintah federal dan menunda laporan ekonomi AS seperti laporan Nonfarm Payrolls hari Jumat, yang disusun oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).
- Minggu lalu, Trump mengatakan “jika pemerintah AS harus ditutup, maka akan ditutup”. Disisi lain, Gedung Putih menginstruksikan lembaga-lembaganya untuk bersiap menghadapi “pemberhentian massal” jika terjadi penutupan pemerintah.
- Kemajuan Rusia di Donetsk memicu kekhawatiran geopolitik, hal ini mendorong momentum arus masuk aset safe haven.
- Hari ini, serangkaian jadwal ekonomi AS akan dirilis diantaranya, JOLTs dan CB Consumer Confidence.
Market Movement
Pagi ini, harga emas dibuka datar – menetap pada level tertinggi sepanjang masa dan berpotensi kembali menguat jelang deadline Shutdown AS. Emas bergerak pada kisaran $3,832.19 per ons saat berita ini ditulis.
Pada Senin (29/9), harga emas (spot) mencatatkan kenaikan sebesar $73.18 atau 1.95% berakhir pada level $3,833.28 per ons setelah uji tertinggi $3,834 dan terendah $3,756.
Pada saat yang sama, Emas berjangka (DEC) mencatatkan kenaikan sebesar $46.20 atau 1.21% berada pada level $3,855.20 per ons di Divisi Comex, setelah uji tertinggi $3,863.70 dan terendah $3,785.50 di Divisi Comex.
Indeks Dolar AS berakhir melemah pada sesi Senin (29/9), berakhir turun sebanyak 21 poin atau 0.21% berakhir pada level 97.94, setelah uji terendah 97.77 dan tertinggi 98.18.
Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko berakhir naik merespon kerugian Dolar AS. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Senin 29 Septebmer 2025,
- AUDUSD : 0.65749 , +31 / +0.47%
- EURUSD : 1.17247 , +25 / +0.21%
- GBPUSD : 1.34278 , +27 / +0.20%
- NZDUSD : 0.57748 , +4 / +0.07%
- USDJPY : 148.587 , -90 / -0.60%
- USDCAD : 1.39135 , -25 / -0.18%
- USDMXN : 18.36360 , -40 / -0.02%
- USDCHF : 0.79744 , -4 / -0.05%
- USDCNH : 7.12420 , -111 / -0.16%
Sentimen
Perkembangan Shutdown AS akan menjadi berita utama jelang deadline pendanaan pada 1 Oktober 2025. Serangkaian data terancam tidak dirilis karena penutupan pemerintahan.
Hari ini, serangkaian jadwal ekonomi AS akan dirilis diantaranya, JOLTs dan CB Consumer Confidence