Dolar Anjlok, Klaim Pengangguran AS Naik Ke Tertinggi 4 Tahun
Indeks Dolar AS terkoreksi tajam dari titik tertinggi hariannya pada 98.14 dan berakhir dikisaran 97.50an setelah lampu hijau untuk pemangkasan Suku Bunga The Fed menyusul laporan Inflasi dan Klaim Pengangguran AS.
Sementara itu, pasar emas enggak bergerak lebih tinggi karena pelaku pasar terlihat sangat hati-hati dan memanfaatkan gejolak kenaikan Dolar disesi awal Amerika untuk aksi ambil untung. Harga emas berakhir sedikit lebih rendah pada Kamis (11/9).
Harga minyak mentah WTI AS anjlok hampir 2% pada Kamis (11/9), diperdagangkan pada kisaran $62.20 per barel ketika Produksi OPEC+ naik 509.000 barel per hari pada bulan Agustus, dengan total produksi mencapai 42,4 juta barel per hari.
Dalam laporan EIA terbaru, IEA memperingatkan Surplus Global 2.5 Juta Barel per Hari pada Semester II 2025 dan memangkas proyeksi permintaan menjadi 740.000 Barel per Hari.
- OIL (SPOT) : $61.98 , -$1.44 / -2.27%
- WTI : $62.37 , -$1.30 / -2.04%
- BRENT : $66.37 , -$1.12 / -1.66%
Key Highlights
Key Highlights
- Risiko geopolitik kembali meningkat setelah Polandia menjatuhkan drone Rusia, memperkuat daya tarik safe haven. Hal ini, mendorong emas bertahan diatas $3,600 per ons selama sepekan terakhir. Konflik tersebut, menandai keterlibatan langsung dan pertama negara-negara NATO setelah invasi Rusia ke Ukraina.
- Inflasi AS dilaporkan menguat pada periode Agustus. Meningkat dari 2,7% menjadi 2,9% (YoY), sesuai perkiraan.
- Klaim Pengangguran AS dirilis mengecewakan naik mencapai level tertinggi dalam empat tahun pada anga 263K, dari 236K dan lebih tinggi dari perkiraan 235K.
- Rangkaian data ekonomi AS yang dirilis memperkuat probabilitas 93.9% untuk pemangkasan suku bunga 25 bps pertama The Fed sejak Desember lalu. Harapan pemangkasan suku bunga 50bps menipis menjadi hanya sekitar 6.1% karena Inflasi tinggi, namun sektor tenaga kerja memburuk.
Markets Movement
Pada Kamis (11/9), Harga emas ditutup melemah sebanyak $8.37 atau 0.23% berakhir pada level $3,631.16 per ons, setelah uji tertinggi $3,649 dan terendah $3,612.
Emas berjangka kontrak Desember berakhir turun sekitar $8.40 atau 0.23% berakhir pada level $3,673.60 per ons, setelah uji terendah $3,651 dan tertinggi $3,687 di Divisi Comex.
Indeks Dolar AS menyelesaikan perdagangan Kamis (11/9) dengan kerugian sebanyak 31 poin atau 0.32% berakhir pada level 97.53, setelah uji terendah 97.47 dan tertinggi 98.14.
Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko berakhir menguat merespon pelemaan tajam Dolar AS. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Kamis 11 Septebmer 2025,
- AUDUSD : 0.66593 , +48 / +0.72%
- EURUSD : 1.17347 , +42 / +0.36%
- GBPUSD : 1.35731 , +47 / +0.34%
- NZDUSD : 0.59761 , +37 / +0.62%
- USDJPY : 147.190 , -21 / -0.14%
- USDCAD : 1.38307 , -30 / -0.22%
- USDMXN : 18.45880 , -1532 / -0.82%
- USDCHF : 0.79563 , -33 / -0.42%
- USDCNH : 7.10680 , -76 / -0.11%
Sentimen
Pada Jumat (12/9), fokus pasar global akan tertuju pada laporan GDP Inggris pada puku 13:00 WIB dan Consumer Sentimen AS pada pukul 21:00 WIB.