Dolar AS Melemah Setelah Munculnya Harapan Baru untuk Mengakhiri Konflik Timur Tengah
Dolar AS melemah setelah laporan media menyebutkan bahwa Iran mengirimkan proposal baru kepada AS untuk mengakhiri perang, kata Chris Turner dari ING dalam sebuah catatan. Namun, penurunan diperkirakan akan tetap terbatas karena harga minyak tetap tinggi dan investor mempertanyakan bagaimana bank sentral akan bereaksi terhadap inflasi yang lebih tinggi dikombinasikan dengan pertumbuhan yang lemah, katanya. Sejumlah keputusan suku bunga akan diumumkan minggu ini, dengan Bank Sentral Jepang pada hari Selasa, Federal Reserve pada hari Rabu, diikuti oleh Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Inggris pada hari Kamis. DXY turun 0,2% menjadi 98,409.