Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Coba Menguat Ditengah Kekosongan Data Ekonomi AS
Currency

Dolar Coba Menguat Ditengah Kekosongan Data Ekonomi AS

by admin_mab 03/10/2025 0 Comment

Indeks Dolar AS diperdagangkan stabil bahkan mencoba bergerak lebih tinggi ketika pasar sepi dari rangkaian data ekonomi AS ditengah shutdown yang terjadi untuk hari ke-2.

Momentum ini nampak digunakan oleh para pelaku pasar untuk berspekulasi pada aksi ambil untung, membantu Dolar bergerak lebih tinggi dan menekan sekolompok rival utamanya.

Aksi profit taking, juga terjadi pada pasar emas dengan memanfaatkan korelasi tradisionalnya terhadap Dolar. Perlu diperhatikan bahwa, meskpun terjadi pelemahan yang signifikan, harga emas mampu pulih dengan cepat karena fundamental global yang sejatinya terus mendukung kenaikan emas.

Key Highlihts

  • Sejak 1 Oktber 2025, Pemerintah Federal AS resmi ditutup semetara. Pemerintah mulai menutup operasinya karena Kongres gagal memajukan RUU pendanaan.

Partai Republik menolak memasukkan perpanjangan subsidi premi Undang-Undang Perawatan Terjangkau yang ditingkatkan dalam RUU pendanaan. Sejauh ini, pasar masih terus mengawasi seberapa lama Shutdown ini akan berlangsung. Jika penutupan pemerintah terjadi berkepanjangan (lebih dari dua minggu) maka hal tersebut akan meningkatkan risiko penurunan pertumbuhan dan meningkatkan kemungkinan The Fed yang lebih akomodatif.

  • Penasihat ekonomi Presiden AS Donald Trump telah memperingatkan bahwa shutdown yang berkepanjangan dapat memberikan pukulan telak bagi pertumbuhan. Menurut memo Gedung Putih yang dikutip oleh Politico, ekonomi AS berisiko kehilangan sekitar $15 miliar PDB setiap minggu selama pemerintah tetap tutup, sementara kebuntuan selama sebulan dapat mendorong 43.000 orang tambahan ke dalam pengangguran.
  • Prospek The Fed semakin rumit karena penutupan pemerintah (shutdown) mengancam penundaan data-data penting, dengan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang kemungkinan besar tidak akan dirilis pada hari Jumat, dan data Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan September yang akan dirilis pada 15 Oktober juga berisiko tidak dirilis jika shutdowon berkepanjangan.
  • Sejauh ini, ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan 29 Oktober tetap tinggi, berada di angka 99% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Market Movement

Pada Kamis (2/10), harga emas (spot) mencatatkan kerugian sebesar $10.95 atau 0.28% berakhir pada level $3,854.46 per ons, setelah uji tertinggi $3,897 dan terendah $3,819.

Pada saat yang sama, Emas berjangka (DEC) mencatatkan kerugian sebesar $29.40 atau 0.75% berada pada level $3,868.10 per ons di Divisi Comex, setelah uji tertinggi $3,923 dan terendah $3,842 di Divisi Comex.

Dipasar komoditas lainnya, Harga minyak mentah dunia anjlok hampir 2% – melanjutkan penurunan untuk hari kelima berturut-turut, mencapai level terendah sejak akhir Mei karena spekulasi berkembang tentang kemungkinan bahwa OPEC+ akan menyetujui peningkatan produksi tambahan.

Baru-baru ini, OPEC+ dilaporkan sedang mempertimbangkan kenaikan produksi yang jauh lebih besar dari perkiraan untuk bulan November, yakni sekitar setinggi 400.000 hingga 500.000 barel per hari. Hal ini, menimbulkan kekhawatiran akan kelebihan pasokan di tengah permintaan yang lemah.

Harga minyak telah turun lebih dari 7% selama satu minggu terakhir, dan turun sebesar 8% dipasar minyak berjangka AS. Berikut adalah posisi harga minyak pada penutupan perdaganan Kamis 2 Oktober 2025,

  • OIL (SPOT) : $60.31 , -$1.22 / -1.98%
  • WTI : $60.48 , -$1.30 / -2.10%
  • BRENT : $64.11 , -$1.24 / -1.90%

Indeks Dolar AS berakhir menguat pada Kamis (2/10) karena kekosongan rilis data ekonomi AS memicu aksi spekulasi dan profit taking. Dolar AS berakhir naik sebanyak 16 poin atau 0.16% berakhir pada level 97.89, setelah uji terendah 97.52 dan tertinggi 98.14.

Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko berakhir melemah merespon kerugian Dolar AS. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Kamis 2 Oktober 2025,

  • AUDUSD : 0.65938 , -17 / -0.26%
  • EURUSD : 1.17136 , -14 / -0.12%
  • GBPUSD : 1.34378 , -35 / -0.26%
  • NZDUSD : 0.58139 , -2 / -0.03%
  • USDJPY : 147.246 , +16 / +0.11%
  • USDCAD : 1.39667 , +31 / +0.22%
  • USDMXN : 18.42000 , +419 / +0.23%
  • USDCHF : 0.79766 , +6 / +0.08%
  • USDCNH : 7.12700 , +41 / +0.06%

Sentimen

Perkembangan Shutdown AS akan menjadi berita utama setelah penutupan pada 1 Oktober 2025. Serangkaian data terancam tidak dirilis karena penutupan pemerintahan.

Tags: Dolar
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Global News

Bursa Global Naik untuk Hari Kesembilan Berturut-turut karena Harapan akan

15/04/2026
Commodities

Pantauan Komoditas: Emas Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi, Minyak Stabil

15/04/2026
Commodities

Harga Emas Turun Namun Tetap di Atas $4.800 karena Harapan

15/04/2026
US Market

Gencatan Senjata di Timur Tengah Bertahan di Tengah Harapan Kesepakatan

15/04/2026
Commodities

Harga Minyak Semakin Dipengaruhi Sinyal Diplomatik

15/04/2026
Related Market News
harga emas
Commodities

Emas Berpotensi Terhambat oleh Penyesuaian Ekspektasi Suku Bunga

by admin_mab 04/03/2026

Penyesuaian ekspektasi suku bunga dapat menimbulkan hambatan bagi harga emas, kata Josh Gilbert dari eToro dalam sebuah komentar. Lonjakan harga

US Market

Saham Anjlok karena Taruhan Kevin Warsh Akan Menjadi

by admin_mab 30/01/2026

Saham merosot sementara dolar dan imbal hasil obligasi melonjak pada hari Jumat setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah

Commodities

Harga Minyak AS Mungkin akan Menguji Ulang Level

by admin_mab 21/01/2026

Harga minyak AS mungkin akan menguji ulang level support di $58,68 per barel, didorong oleh gelombang c. Diidentifikasi sebagai gelombang

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.