Dolar Melemah karena Gencatan Senjata Israel-Lebanon dan Harapan Kesepakatan AS-Iran
Dolar melemah setelah mencapai level tertinggi hampir dua bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Rabu. Pelemahan ini terjadi setelah Israel dan Lebanon sepakat untuk memperbarui gencatan senjata mereka, dengan syarat Hizbullah yang didukung Iran menghentikan serangan. Presiden Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa AS dapat mencapai kesepakatan dengan Iran akhir pekan ini setelah sebelumnya mengklaim Iran telah setuju untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Indeks dolar DXY turun 0,1% menjadi 99,421 setelah naik hingga 99,552 pada hari Rabu. Kenaikan pada hari Rabu didorong oleh bentrokan antara AS dan Iran dan data AS yang optimis. Data penggajian swasta ADP dan laporan jasa ISM lebih kuat dari yang diperkirakan, memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga.