Dolar Menguat Seiring Berlanjutnya Ketidakpastian Perang Iran
Dolar menguat setelah Presiden Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran selama tiga minggu, tetapi mengatakan ia tidak terburu-buru untuk mengamankan kesepakatan perdamaian jangka panjang. Trump juga memerintahkan militer AS untuk “menembak dan membunuh” kapal-kapal Iran yang memasang ranjau di Selat Hormuz yang kritis, menyoroti ketegangan yang berkelanjutan. Ketidakpastian tersebut membuat investor tetap waspada dan membuat harga minyak tetap tinggi, mendukung dolar sebagai aset aman dan posisi Amerika sebagai pengekspor minyak bersih. Indeks dolar DXY naik 0,1% menjadi 98,865.