Dolar Menguat Setelah Konflik Baru AS-Iran
Dolar menguat terhadap sejumlah mata uang karena laporan konflik baru dalam perang Iran menaikkan harga minyak dan mengurangi permintaan aset safe-haven. Militer AS mengatakan pada hari Kamis bahwa Iran melancarkan serangan terhadap kapal perang AS yang melintasi Selat Hormuz. Sebagai tanggapan, AS mencegat ancaman tersebut dan menyerang situs militer Iran yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Sementara itu, pengadilan perdagangan federal memutuskan bahwa Presiden Trump tidak memiliki wewenang untuk memberlakukan tarif global baru setelah pungutan sebelumnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung pada bulan Februari. Investor juga menantikan laporan penting nonfarm payrolls AS pada pukul 1230 GMT. Indeks dolar DXY naik 0,1% menjadi 98,162.