Dow, S&P 500, dan Nasdaq Futures Turun Saat Trump Mengancam Peningkatan Serangan Bom Jika Kesepakatan dengan Iran Gagal: Saham SNAP, ARM, ROOT, dan PSKY Menjadi Fokus Hari Ini
Pasar saham AS melonjak pada hari Rabu karena kesepakatan dengan Iran tampaknya semakin dekat setelah laporan bahwa Iran mempertimbangkan proposal AS untuk mengakhiri perang.
Namun, Trump kemudian mengancam peningkatan serangan terhadap Iran jika negara Timur Tengah itu tidak menyetujui kesepakatan dari Washington.
“Dengan asumsi Iran setuju untuk memberikan apa yang telah disepakati, yang mungkin merupakan asumsi besar, ‘Epic Fury’ yang sudah melegenda akan berakhir, dan Blokade yang sangat efektif akan memungkinkan Selat Hormuz TERBUKA UNTUK SEMUA, termasuk Iran. Jika mereka tidak setuju, pemboman akan dimulai, dan sayangnya, akan berada pada tingkat dan intensitas yang jauh lebih tinggi daripada sebelumnya,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Rabu.
Sementara itu, investor menantikan rilis pendapatan dari perusahaan-perusahaan besar. Kinerja spektakuler dari perusahaan-perusahaan blue-chip, terutama di sektor teknologi dan AI, telah mendongkrak pasar pada kuartal ini. Hasil dari CoreWeave Inc. (CRWV), Rocket Lab USA Inc. (RKLB), dan Airbnb Inc. (ABNB), antara lain, akan diumumkan pada hari Kamis.
Investor juga akan memperhatikan data pekerjaan dan pembaruan terkait ketenagakerjaan lainnya di bidang ekonomi.
Saham yang Sedang Tren untuk Dipantau
Snap Inc. (SNAP): Saham perusahaan media sosial ini turun lebih dari 8% dalam perdagangan setelah jam kerja reguler setelah melaporkan hasil kuartal pertama (Q1) dan menyoroti penurunan pendapatan iklan yang signifikan akibat perang Iran.
Arm Holdings Plc. (ARM): Harga saham perusahaan ini turun lebih dari 6% meskipun mencatatkan kinerja yang jauh lebih baik dari perkiraan pada kuartal keempat (Q4). Namun, perusahaan tersebut mengisyaratkan kendala rantai pasokan yang dapat memengaruhi kemampuannya untuk memenuhi permintaan, sehingga membebani sentimen pasar.
Root Inc. (ROOT): Perusahaan asuransi ini menarik perhatian setelah membukukan pendapatan bersih rekor sebesar $36 juta, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, pada kuartal pertama tahun 2026.
Paramount Skydance Corp. (PSKY): Perusahaan ini menjadi perhatian investor ritel setelah Warner Bros. Discovery (WBD) melaporkan hasil kuartal pertama pada hari Rabu, di tengah kesepakatan pengambilalihan.
Tren Pasar yang Lebih Luas
Harga minyak berjangka naik lebih tinggi pada sesi perdagangan Rabu malam. Harga minyak mentah Brent berjangka yang berakhir pada Juli naik sekitar 0,59%, diperdagangkan sekitar $101,87 per barel, sementara harga minyak mentah WTI berjangka yang berakhir pada Juni naik 0,64% menjadi $95,69 per barel pada saat penulisan.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka 10 tahun berada di 4,344%, sementara harga emas diperdagangkan sekitar $4.711,24 per ons.
Pasar Asia beragam pada pembukaan hari Kamis. Indeks Nikkei 225 Jepang menembus angka 62.000 untuk pertama kalinya, sementara Indeks Komposit SSE juga naik. KOSPI mengalami penurunan pada saat penulisan, sementara saham-saham Australia sedikit naik pada pembukaan perdagangan.