Emas Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi
Emas bertahan di kisaran $3.620 per ons pada hari Rabu, mendekati rekor tertinggi baru yang dicapai pada sesi sebelumnya, didukung oleh ekspektasi seputar kebijakan moneter AS dan ketidakpastian yang lebih luas.
Revisi terbaru pada data penggajian nonpertanian menunjukkan bahwa perekonomian menambahkan lapangan kerja yang jauh lebih sedikit daripada perkiraan awal selama setahun terakhir, menyusul penyesuaian serupa yang menurun dari tahun sebelumnya.
Hal ini menambah serangkaian laporan pasar tenaga kerja yang lemah yang telah mendorong pasar untuk memperhitungkan beberapa pemotongan suku bunga tahun ini, termasuk potensi penurunan sebesar 25 basis poin pada pertemuan Federal Reserve mendatang.
Investor kini menunggu data inflasi akhir pekan ini untuk panduan lebih lanjut.
Di sisi perdagangan, Presiden AS Donald Trump telah mendesak Uni Eropa untuk mengenakan tarif hingga 100% terhadap Tiongkok dan India dalam upaya menekan Presiden Rusia Vladimir Putin agar mengakhiri perang Ukraina.
Meningkatnya kerusuhan di Timur Tengah juga menambah risiko geopolitik.