Emas Melambung, Dekati Tertinggi Sepanjang Masa
Harga emas melonjak mendekati level tertinggi sepanjang masa ketika fokus pasar tertuju konflik White House dan Federal Reserve AS yang mengancam independensi the Fed dan ketidakpastian kesepakatan tarif yang berkepanjangan sejak efektif diberlakukan pada Agustus.
Sementara itu, pasar Dolar nampak bergerak lebih stabil karena pasar Amerika ditutup selama hari Buruh pada Senin (1/9) dan akan kembali dibuka pada Selasa (2/9).
Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools, ekpektasi pemangkasan suku bunga the Fed untuk pertemuan 17 September mendatang berada pada kisaran 89.6%, meningkat dari 87.6% pada Minggu.
Markets Movement
Harga emas berakhir pada level tertinggi dalam dua setengah bulan – mencapai tertinggi $3,489 per ons ketika ekpektasi pemangkasan suku bunga meningkat.
Hingga akhir perdagangan Seni (1/9), Harga emas spot mencatatkan kenaikan sebesar $29.04 atau 0.84% berakhir pada level $3,476.34 per ons, setelah uji terendah $3,489 dan tertinggi $3,436.
Pada Jumat lalu, harga emas berjangka kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini ditutup naik sebanyak $41.80 atau 1.20% berakhir pada level $3,516.10 per ons di Divisi Comex.
Indeks Dolar AS menyelesaikan perdagangan Senin (1/9) dengan kerugian sebanyak 9 poin atau 0.09% berakhir pada level 97.68, setelah uji terendah 97.87 dan tertinggi 97.54.
Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko berakhir menguat menyusul pelemahan Dolar AS. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Senin 1 Septebmer 2025,
- AUDUSD : 0.65516 , +14 / +0.22%
- EURUSD : 1.17106 , +28 / +0.24%
- GBPUSD : 1.35437 , +42 / +0.31%
- NZDUSD : 0.59004 , +9 / +0.14%
- USDJPY : 147.155 , +12 / +0.08%
- USDCAD : 1.37483 , +10 / +0.07%
- USDMXN : 18.63480 , -385 / -0.21%
- USDCHF : 0.80038 , -1 / -0.01%
- USDCNH : 7.12960 , +146 / +0.21%
Sentimen
Pada Selasa (2/9), Pasar akan terfokus pada rangkaian data PMI Amerika dan data Inflasi Eropa. Minggu ini, pasar secara luas akan terfokus pada laporan tenaga kerja Amerika.