Emas Reli, Lampaui $4,300 Paska Pertemuan Fed
Harga emas berakhir menguat tajam pada perdagangan Kamis (11/12), dimana Emas berjangka Januari diperdagangkan melampaui $4,300 per ons, dengan kenaikan lebih dari 2%
Kenaikan terjadi sebagai dampak yang berkelanjutan setelah pemotongan suku bunga Fed sebesar 25 bps pada pertemuan the Fed Desember ditambah dengan laporan klaim pengangguran mingguan AS dirilis mengecewakan.
Sementara itu, laporan peningkatan cadangan emas Tiongkok selama periode November hingga berita geopolitik Rusia-Ukraina semakin mendorong investor untuk berburu safehaven pada emas.
Disisi lain, Dolar AS melemah – semakin menjauh dari titik 99 setelah keputusan the Fed dan membuka peluang pemangkasan suku bunga lebih lanjut.
Key Highlights
- Klaim Pengangguran AS dilaporkan naik sebanyak 236K, lebih besar dari perkiraan dan data sebelumnya pada 220K (F) dan 192K (P).
- Pada Kamis dini hari, Federal Reserve memangkas suku bunga menjadi 3.50% – 3.75% seperti yang diharapkan dan tetap membuka kemungkinan hanya satu pemotongan suku bunga lagi.
- Fed hanya memproyeksikan pemotongan suku bunga tambahan sebesar 50 bps antara tahun 2026 dan 2027.
- Produk Domestik Bruto (PDB) AS diproyeksikan tumbuh sebesar 1,7% tahun ini, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,6%.
- Untuk tahun 2026, ekonomi diperkirakan akan tumbuh sebesar 2,3%, di atas perkiraan 1,8% pada bulan September.
- Pada Kamis (11/12), Laporan Neraca Perdagangan akan dirilis, diikuti oleh Klaim Pengangguran Awal dan Persediaan Grosir mingguan.
- Cadangan emas resmi China meningkat +30.000 ons troy pada bulan November ke rekor 2.305 ton, Menandai pembelian bulanan ke-13 berturut-turut.
- Kurangnya kemajuan dalam diskusi perdamaian Ukraina meningkatkan daya tarik emas sebagai aset aman. Baru-baru ini, pembicaraan antara Ukraina, AS, dan Rusia untuk menyepakati kesepakatan perdamaian berlanjut dengan Presiden Ukraina Zelenskyy menyerahkan proposal rencana perdamaian 20 poin yang telah direvisi kepada AS.
Market Movement
Pada Kamis (11/12), harga emas berakhir menguat tajam – mencatatkan kenaikan sebanyak $52.94 atau 1.25% berakhir pada leve $4,280.63 per ons, setelah uji tertinggi $4,286 dan terendah $4,204.
Pada saat yang sama, Emas berjangka (Jan) berakhir menguat pada level $4,313.00 per ons di Divisi Comex, naik sebanyak $88.30 atau 2.09%.
Indeks Dolar AS berakhir turun – mencatatkan kerugian sebesar 30 poin atau 0.30% berakhir pada level 98.35, setelah uji terendah 98.13 dan tertinggi 98.76.
Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko diperdagangkan campuran terhadap Dolar. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Kamis, 11 Desember 2025,
- AUDUSD : 0.66631 , -11 / -0.17%
- EURUSD : 1.17377 , +44 / +0.38%
- GBPUSD : 1.33873 , +7 / +0.05%
- NZDUSD : 0.58082 , -7 / -0.12%
- USDJPY : 155.554 , -37 / -0.24%
- USDCAD : 1.37964 , +6 / +0.04%
- USDMXN : 18.05020 , -1115 / -0.61%
- USDCHF : 0.79507 , -46 / -0.58%
- USDCNH : 7.04600 , -89 / -0.13%
Sentimen
Pada Jumat (12/12), Jadwal ekonomi AS akan menampilkan para pembicara dari The Fed, yang dipimpin oleh Anna Paulson dari The Fed Philadelphia, Beth Hammack dari The Fed Cleveland, dan Austan Goolsbee dari Chicago.